• Tue, Jun 23, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

23 June 2026 14:23  |

Bursa Eropa Melemah Tertekan Suku Bunga

Bursa saham Eropa dibuka melemah tajam pada perdagangan Selasa (23/06), setelah optimisme awal terhadap kesepakatan damai Amerika Serikat dan Iran mulai memudar. Sentimen positif dari meredanya ketegangan geopolitik tidak cukup kuat menahan tekanan pasar, karena investor kembali mencemaskan prospek suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama.

Indeks pan-European STOXX 600 turun 1%, sementara DAX Jerman melemah 1,3%. CAC 40 Prancis dan FTSE MIB Italia masing-masing turun sekitar 1%, sedangkan FTSE 100 London terkoreksi 0,7%. Pelemahan ini menunjukkan bahwa pasar Eropa masih sensitif terhadap perubahan ekspektasi kebijakan moneter, terutama setelah reli sebelumnya membawa sejumlah indeks mendekati level tertinggi.

Di Inggris, investor juga mencermati dampak politik setelah Perdana Menteri Keir Starmer mengundurkan diri. Namun, reaksi pasar terlihat cukup terbatas karena investor dinilai mulai menerima kemungkinan Andy Burnham sebagai kandidat kuat pengganti. Kondisi ini membuat tekanan di pasar Inggris lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen global dibandingkan faktor politik domestik.

Kekhawatiran utama pasar saat ini adalah dampak inflasi dari konflik Timur Tengah yang telah berlangsung selama tiga bulan. Investor mulai menilai seberapa besar kenaikan harga energi dan gangguan pasokan telah masuk ke harga konsumen, serta apakah kondisi tersebut dapat memaksa European Central Bank atau ECB menaikkan suku bunga kembali pada paruh kedua tahun ini. ECB sendiri telah menaikkan suku bunga satu kali tahun ini, sementara pasar masih bersiap menghadapi kemungkinan kenaikan tambahan.

Pelaku pasar kini menunggu rilis data PMI zona euro sebagai petunjuk terbaru mengenai aktivitas ekonomi kawasan tersebut. Presiden ECB Christine Lagarde sebelumnya menyatakan bahwa tekanan inflasi masih besar, tetapi belum cukup kuat untuk mengubah ekspektasi jangka panjang secara signifikan. Ke depan, selain arah kebijakan bank sentral, musim laporan keuangan emiten juga akan menjadi katalis penting bagi pasar saham Eropa. Di antara saham individu, Heineken menguat 1,5% setelah menunjuk Rafa Oliveira sebagai CEO baru.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

MARKET UPDATE

Asia Merah 3 Hari, Minyak Naik

Bursa Asia melanjutkan pelemahan untuk hari ketiga, sementara harga minyak naik tipis karena perang di Iran dinilai berpotens...

4 March 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Naik, Wall Street Pecah Rekor!

Saham Asia menguat pada Jumat setelah indeks-indeks utama Wall Street mencetak rekor, didukung reli saham bertema kecerdasan ...

15 May 2026 08:00
MARKET UPDATE

Asia Cetak Rekor, Yield AS Naik: CPI Pasar Nunggu

Saham Asia menguat untuk hari kelima berturut-turut pada hari Rabu, dengan MSCI Asia Pacific Index naik sekitar 0,4% dan kemb...

12 February 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Merah Tipis, Yen Tetap Kuat: Tarif Korea Bikin Pasar Ki...

Bursa Asia bergerak melemah tipis setelah kekhawatiran tarif muncul lagi. Korea Selatan jadi pusat perhatian: Kospi turun sek...

27 January 2026 07:23
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai