S&P 500 Terkoreksi dari Rekor di Tengah Pantauan Harga Minyak dan Negosiasi AS–Iran
Indeks S&P 500 melemah pada Kamis (7/5) setelah sempat mencetak rekor tertinggi baru secara intraday, seiring harga minyak memangkas sebagian penurunannya dan pelaku pasar mencermati perkembangan terbaru terkait negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.
Indeks acuan tersebut turun 0,38%, terbebani oleh pelemahan saham Amazon serta emiten semikonduktor seperti Broadcom dan Micron Technology. Nasdaq Composite terkoreksi 0,13% setelah sebelumnya juga sempat mencatat rekor tertinggi baru dalam sesi yang sama. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average merosot 313,62 poin atau 0,63%.
Harga minyak sempat diperdagangkan jauh di bawah level US$100 per barel sebelum akhirnya kembali menguat dari posisi terendahnya. West Texas Intermediate (WTI) ditutup turun tipis 0,28% di level US$94,81 per barel, sedangkan Brent terkoreksi 1,19% ke US$100,06 per barel.
Sebelumnya pada Rabu, pasar saham menguat dan harga minyak mendingin setelah laporan menyebutkan AS dan Iran semakin dekat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang. Gedung Putih disebut tengah menyusun nota kesepahaman satu halaman berisi sejumlah poin utama yang tidak hanya bertujuan menghentikan konflik, tetapi juga menjadi kerangka bagi negosiasi nuklir yang lebih rinci ke depan.
Pergerakan pasar kini cenderung berhati-hati, dengan investor menunggu kepastian lebih lanjut terkait arah diplomasi dan dampaknya terhadap stabilitas energi global serta sentimen risiko di pasar keuangan.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id