Dow Turun 565 Poin, Lonjakan Minyak Picu Kekhawatiran Saat Konflik Iran Kembali Memanas
Saham AS melemah pada Senin (4/4) setelah perkembangan terbaru di Timur Tengah mendorong harga minyak naik, memicu kembali kekhawatiran atas ketidakstabilan kawasan. Dow Jones Industrial Average turun 565 poin atau 1,1%, sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing turun 0,7%.
Tekanan pasar muncul setelah Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan telah mencegat sejumlah rudal yang ditembakkan dari Iran. Ini menjadi pertama kalinya sistem peringatan rudal UEA diaktifkan sejak gencatan senjata AS–Iran dimulai bulan lalu, menambah persepsi bahwa risiko eskalasi belum sepenuhnya hilang.
Harga minyak bergerak naik tajam setelah kabar tersebut. Kontrak WTI menguat sekitar 3% dan diperdagangkan di atas US$105 per barel, sementara Brent naik sekitar 5% dan berada di atas US$114 per barel. Lonjakan minyak kembali mengangkat kekhawatiran inflasi energi dan memperkuat tekanan terhadap aset berisiko.
Kenaikan harga energi sebenarnya sudah terjadi sejak awal hari, dipicu laporan yang saling bertentangan mengenai dugaan serangan Iran terhadap kapal perang AS dan laporan media Iran bahwa sebuah kapal dipaksa berbalik arah dari Selat Hormuz. Kombinasi headline keamanan dan sensitivitas pasar terhadap jalur pasokan energi membuat sentimen risk-off kembali dominan pada sesi tersebut.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id