Rekor Lagi: S&P 500 & Nasdaq Menguat di Tengah Drama Hormuz
S&P 500 dan Nasdaq ditutup di rekor pada Rabu (22/4) setelah Presiden Donald Trump memperpanjang gencatan senjata AS–Iran, sementara laporan laba emiten yang solid ikut mengangkat sentimen. S&P 500 naik 1,1%, Nasdaq +1,6% (sempat cetak rekor intraday), dan Dow +341 poin (+0,7%).
Trump menyatakan perpanjangan ceasefire diperlukan karena pemerintah Iran “serius terpecah” dan atas permintaan pemimpin Pakistan, seraya menegaskan blokade tetap berjalan dan militer AS tetap siaga hingga proposal Iran diserahkan dan pembahasan selesai. Namun jalur waktu negosiasi masih tidak pasti: perjalanan JD Vance untuk pembicaraan ditahan, sementara media Iran menyebut perundingan dengan AS “buang waktu”.
Di sisi risiko, ketegangan Hormuz tetap tinggi setelah Iran menyita dua kapal kontainer, dan Brent kembali menembus US$100. Meski begitu, reli ekuitas menunjukkan investor mulai “melihat melewati” headline Timur Tengah, dengan ekspektasi musim earnings memberi penopang tambahan—terutama bagi pasar saham AS.(Arl)*
Sumber: Newsmaker.id