Wall Street Terkoreksi Tipis, Risiko Hormuz Bebani Sentimen
Saham AS bergerak melemah tipis pada Senin (20/04), menghentikan kenaikan pekan lalu yang mengangkat indeks ke rekor tertinggi. Bersamaan dengan itu, sentimen saat ini hati-hati seiring meningkatnya kembali keraguan atas prospek perdamaian di Timur Tengah dan risiko terhadap pasokan energi global.
Hal tersebut utamanya datang dari perubahan sikap Iran terhadap Selat Hormuz, setelah sinyal pada Jumat soal pelonggaran lintasan kapal disebut berbalik. Sehingga ini memudarkan harapan pemulihan arus energi dan meredakan konflik. Situasi ini juga diperkeruh oleh eskalasi terbaru yang melibatkan aksi militer AS terhadap sebuah kapal kontainer Iran, yang dinilai dapat mengganggu jalur negosiasi.
Di pasar saham, pelemahan dipimpin oleh saham teknologi berkapitalisasi besar, menekan aset berisiko. Microsoft, Meta, Nvidia, dan Oracle turun sekitar 1%, mencerminkan sikap investor yang lebih defensif setelah reli tajam sebelumnya.
Di sisi korporasi, Tesla naik tipis menjelang agenda rilis kinerja pekan ini, yang menjadi pembuka musim laporan untuk kelompok “Magnificent 7”. Sementara itu, Intel melemah lebih dari 1% menjelang panggilan kinerja, menambah kehati-hatian investor pada saham-saham sensitif siklus dan teknologi. (gn)
Sumber: Newsmaker.id