Hang Seng Rebound 2,2% Ditopang Data Perdagangan China dan Turunnya Harga Minyak
Indeks Hang Seng melonjak 551 poin atau 2,2% dan ditutup di 25.960 pada Selasa, berbalik arah setelah turun 1,4% pada sesi sebelumnya, seiring penguatan merata lintas sektor. Sentimen membaik ketika futures saham AS bergerak lebih tinggi setelah Presiden AS Donald Trump memperkirakan konflik Timur Tengah dapat segera berakhir, sementara harga minyak turun dari level tinggi terbaru, mengurangi tekanan pada aset berisiko.
Selera risiko juga terdorong oleh data perdagangan China terbaru. Ekspor dan impor China sama-sama mencatat pertumbuhan kuat pada dua bulan pertama 2026, sementara surplus perdagangan melampaui ekspektasi pasar. Meski demikian, kenaikan dibatasi kekhawatiran bahwa Beijing bisa melihat urgensi yang lebih rendah untuk meluncurkan stimulus fiskal atau moneter besar dalam waktu dekat, sejalan dengan sinyal dari pertemuan parlemen tahunan.
Saham teknologi, keuangan, dan konsumsi masing-masing naik lebih dari 2%, didukung penguatan saham properti. Di antara penggerak utama, Tencent melonjak 6,9%, SMIC naik 4,9%, AIA Group menguat 4,0%, Lenovo naik 3,3%, dan XPeng bertambah 3,0%.(mrv)
Ssumber : Newsmaker.id