Saham Eropa Ambrol Usai Tarif Baru AS
Bursa saham Eropa rontok pada perdagangan Senin (19/1). Indeks STOXX 50 turun 1,3% dan STOXX 600 melemah 1,1%, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan akhir pekan lalu penerapan tarif impor 10% untuk barang yang masuk ke AS dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia, efektif mulai 1 Februari.
Kebijakan ini muncul di tengah penolakan sejumlah negara Eropa terhadap upaya AS untuk mengakuisisi Greenland. Trump juga memberi sinyal tarif tersebut bisa naik menjadi 25% pada 1 Juni jika tak ada kesepakatan yang membuka jalan bagi AS untuk “membeli” wilayah tersebut.
Sebagai respons, Uni Eropa dilaporkan sedang berdiskusi mengenai kemungkinan balasan tarif terhadap hingga €93 miliar nilai barang impor dari AS.
Dari sisi sektor, saham luxury menjadi korban paling berat: LVMH merosot 3,7%, Richemont turun 4,1%, dan Kering melemah 3,2%. Sektor teknologi juga jatuh tajam dipimpin ASML Holding (-2,0%), Infineon Technologies (-2,5%), dan Siemens (-3,1%).
Saham otomotif ikut tertekan, termasuk Volkswagen (-2,9%) dan Mercedes-Benz (-3,2%), sementara saham pertahanan justru melanjutkan kenaikan.(yds)
Sumber: Tradingeconomics.com