Pasca Keputusan BOJ, Yen Menguat dan Dolar Tetap Stabil
Dolar stabil pada hari Selasa (17/6) sementara yen menguat tipis setelah keputusan suku bunga Bank of Japan (BOJ) dan pernyataan dari Gubernur Kazuo Ueda, yang memperingatkan dalam konferensi pers tentang ketidakpastian perdagangan yang tinggi.
BOJ tidak memberikan kejutan kecil bagi pasar pada akhir pertemuan kebijakan moneter dua hari, karena mempertahankan suku bunga dan menyusun rencana baru untuk memperlambat laju penarikan neraca tahun depan dalam menghadapi meningkatnya risiko seperti konflik Timur Tengah dan tarif AS.
Yen berfluktuasi antara kerugian dan keuntungan setelah keputusan tersebut, berubah negatif selama konferensi pers Ueda tetapi pada pukul 08.20 GMT menguat sekitar 0,1% pada 144,67 per dolar.
Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba dan Presiden AS Donald Trump belum mencapai kesepakatan perdagangan.
Di tempat lain, euro sedikit berubah pada $1,155675.
Pound terakhir turun 0,1% terhadap dolar pada $1,3562. Trump menandatangani perjanjian pada hari Senin yang secara resmi menurunkan beberapa tarif impor dari Inggris karena kedua negara terus berupaya mencapai kesepakatan perdagangan formal.
Namun, sentimen risiko tetap rapuh, dengan konflik Israel-Iran memasuki hari kelima.
Gedung Putih mengatakan pada hari Senin bahwa Trump meninggalkan KTT Kelompok Tujuh di Kanada sehari lebih awal karena situasi di Timur Tengah, karena presiden telah meminta agar dewan keamanan nasional bersiap di ruang situasi.
Trump sebelumnya mendesak semua orang untuk segera mengevakuasi Teheran, dan menegaskan kembali bahwa Iran seharusnya menandatangani kesepakatan nuklir dengan Amerika Serikat.
Dolar Australia yang sensitif terhadap risiko naik 0,22% pada $0,6539. Sementara itu, terhadap sekeranjang mata uang, dolar sedikit berubah pada 98,14.
Eskalasi telah membuat harga minyak mentah brent lebih tinggi.
Namun, keputusan kebijakan Federal Reserve pada hari Rabu yang menjadi pusat perhatian. Harapannya adalah bank sentral akan mempertahankan suku bunga, meskipun fokusnya akan pada arahan apa pun terkait prospek suku bunga.
Investor juga menantikan keputusan bank sentral lainnya termasuk dari Bank of England (BoE) dan Riksbank Swedia akhir minggu ini untuk memandu langkah selanjutnya di pasar. (Arl)
Sumber: Reuters