Yen Tergelincir Lagi, Anggaran Raksasa Jepang Jadi Sorotan
Nilai tukar yen Jepang melemah ke sekitar 156 per dolar AS pada perdagangan Selasa(30/12) yang berlangsung sepi akibat libur. Pelemahan ini membalikkan penguatan dari sesi sebelumnya, seiring investor mencermati arah kebijakan fiskal Jepang. Pemerintah baru-baru ini menyetujui anggaran Perdana Menteri Sanae Takaichi senilai 122,3 triliun yen, terbesar sepanjang sejarah, yang bertujuan mendorong ekonomi sambil menahan laju penerbitan obligasi baru.
Meski demikian, kondisi fiskal Jepang masih menjadi perhatian utama pasar. Utang publik Jepang kini telah melampaui dua kali lipat ukuran ekonominya, sehingga ruang gerak pemerintah untuk memberikan stimulus besar menjadi semakin terbatas. Kekhawatiran ini membuat investor cenderung berhati-hati dan memberi tekanan tambahan pada yen di tengah likuiditas pasar yang tipis.
Di sisi lain, pelemahan yen sedikit tertahan oleh sinyal kemungkinan intervensi dari otoritas Jepang. Menteri Keuangan Katayama menegaskan Jepang memiliki kebebasan untuk bertindak jika pergerakan mata uang dinilai berlebihan. Sementara itu, pasar juga menantikan arah kebijakan moneter, dengan peluang kenaikan suku bunga berikutnya diperkirakan pada Juli, meski langkah lebih cepat bisa terjadi jika yen terus melemah. (az)
Sumber: Newsmaker.id