• Mon, Jan 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

16 July 2025 21:14  |

Dolar AS Menguat Meskipun Data Indeks Harga Produsen AS Melemah

Dolar AS menguat tipis pada hari Rabu (15/7), menunjukkan ketahanan meskipun data Indeks Harga Produsen AS untuk bulan Juni lebih lemah dari perkiraan. IHP utama stagnan di bulan Juni, tidak menunjukkan pertumbuhan bulanan, dibandingkan dengan kenaikan 0,2% yang diharapkan pasar, dan turun dari kenaikan 0,3% di bulan Mei. Secara tahunan, IHP melambat menjadi 2,3%, juga di bawah perkiraan 2,5% dan angka 2,6% dari bulan sebelumnya.

PPI Inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, juga lebih lemah dari perkiraan. Angkanya mencapai 0,0% MoM, meleset dari perkiraan 0,2% dan turun dari 0,1% di bulan Mei. Secara tahunan, IHP Inti melemah menjadi 2,6%, dibandingkan dengan perkiraan 2,7% dan 3,0% di bulan sebelumnya.

Saat artikel ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, diperdagangkan menguat, mendekati 98,85 selama jam perdagangan Amerika, karena para pedagang mempertimbangkan implikasi data tersebut terhadap prospek kebijakan moneter Federal Reserve (Fed).

Dalam perkembangan terbaru di bidang perdagangan, Presiden Donald Trump mengumumkan perjanjian perdagangan bilateral baru dengan Indonesia pada hari Selasa. Berdasarkan perjanjian tersebut, Indonesia akan dikenakan tarif sebesar 19% atas barang yang diekspor ke Amerika Serikat, penurunan dari usulan sebelumnya sebesar 32%. Sebagai imbalannya, ekspor AS ke Indonesia akan dibebaskan dari tarif dan hambatan non-tarif.

Trump menekankan bahwa Indonesia telah berkomitmen untuk membeli energi AS senilai $15 miliar, produk pertanian senilai $4,5 miliar, dan 50 jet Boeing. Perjanjian tersebut, yang digambarkan sebagai "kesepakatan penting", juga memberikan akses penuh kepada para peternak, petani, dan nelayan Amerika ke pasar Indonesia, ujarnya.

Pada saat yang sama, Presiden Trump mengancam akan mengenakan tarif baru hingga 200% terhadap impor farmasi dan semikonduktor dari beberapa negara, dengan langkah-langkah yang kemungkinan akan berlaku pada akhir bulan ini. "Kami akan memulai dengan tarif rendah dan memberi perusahaan farmasi waktu sekitar satu tahun untuk membangun, lalu kami akan menaikkannya menjadi tarif yang sangat tinggi," ujar Trump kepada para wartawan pada hari Selasa sekembalinya dari pertemuan puncak kecerdasan buatan di Pittsburgh. Ia juga mengisyaratkan rencana untuk menerapkan tarif seragam lebih dari 10% terhadap barang-barang dari lebih dari 100 negara kecil, termasuk banyak negara di Afrika dan Karibia. (ayu)

Sumber: FXStreet

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
US DOLLAR

Dolar Mengakhiri Penurunan Tiga Hari Jelang Data Penggajian ...

Dolar menguat setelah tiga hari melemah karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS untuk mengukur prospek pelonggaran ke...

7 February 2025 13:14
BIAS23.com NM23 Ai