Dolar AS Bersiap untuk Kenaikan Terpanjang dalam Setahun di Tengah Permintaan Mata Uang Safe Haven
Dolar AS bersiap untuk kenaikan mingguan terpanjang dalam lebih dari setahun, karena meningkatnya ketegangan geopolitik meningkatkan permintaan untuk mata uang safe haven.
Indeks Spot Dolar Bloomberg naik sebanyak 0,7% pada hari Jumat ke level tertinggi dalam dua tahun. Indeks tersebut bersiap untuk kenaikan minggu kedelapan, reli terlama sejak September 2023.
Pergerakan terbaru terjadi saat investor bergegas mencari aset safe haven di tengah kekhawatiran tentang eskalasi perang Rusia di Ukraina. Itu memperparah reli dolar yang telah berlangsung sejak awal Oktober, dengan pandangan bahwa tarif global dan pemotongan pajak Donald Trump akan memicu inflasi dan meningkatkan ekonomi AS.
Dolar AS diuntungkan oleh "badai berita yang sempurna yang terus membaik dari sisi AS," kata Michael Brown, ahli strategi riset senior di Pepperstone Group dalam wawancara Bloomberg TV. Kekuatan greenback pada hari Jumat membantu mengirim euro ke level terendah sejak 2022. Mata uang umum eropa tersebut juga terseret lebih rendah oleh data yang menunjukkan aktivitas bisnis zona euro secara tak terduga menyusut pada bulan November, yang menyebabkan para pedagang meningkatkan spekulasi pada pemotongan suku bunga dari Bank Sentral Eropa.
Hasil pembacaan yang solid dari PMI manufaktur AS dan sentimen konsumen yang akan dirilis nanti dapat memperkuat pandangan tentang ekonomi AS yang kuat dan menambah ekspektasi pasar bahwa dolar akan terus menguat. Semakin banyak ahli strategi melihat risiko greenback akan mencapai paritas terhadap euro.
Lonjakan dolar terjadi bersamaan dengan kenaikan dalam Obligasi Pemerintah AS yang menggerakkan imbal hasil lebih jauh dari level tertinggi baru-baru ini. Imbal hasil 10 tahun turun tiga basis poin menjadi 4,39% setelah mencapai 4,5% minggu lalu.(mrv)
Sumber : Bloomberg