• Thu, Jan 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

10 January 2026 06:20  |

Dolar Siap Catat Kenaikan Mingguan Beruntun Keduanya

Dolar menguat pada Jumat (9/1) setelah data menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja AS lebih lambat dari perkiraan, yang mengindikasikan Federal Reserve bisa mempertahankan suku bunga tetap bulan ini.

Tingkat pengangguran turun menjadi 4,4% bulan lalu dari 4,5% (revisi) pada November, meski penambahan tenaga kerja hanya 50.000 pada Desember. Survei Reuters terhadap ekonom sebelumnya memperkirakan kenaikan 60.000.

Data pasar tenaga kerja terbaru ini dinilai memberi “ruang napas” bagi bank sentral untuk membiarkan biaya pinjaman jangka pendek tetap, sejalan dengan sinyal Ketua The Fed Jerome Powell bulan lalu bahwa pembuat kebijakan cenderung menahan perubahan setidaknya dalam waktu dekat. Pasar keuangan juga sempat bersiap menghadapi putusan Mahkamah Agung AS yang berpotensi membatalkan tarif besar-besaran Presiden Donald Trump. Namun pengadilan tidak mengeluarkan putusan pada Jumat, meski keputusan masih bisa keluar pekan depan.

Indeks dolar naik 0,25% ke 99,13 dan berpeluang mencatat kenaikan dua pekan berturut-turut. Dolar naik 0,2% ke 0,801 terhadap franc Swiss, juga menuju kenaikan mingguan kedua beruntun.

Yen Jepang melemah setelah laporan menyebut Perdana Menteri Sanae Takaichi mempertimbangkan pemilu dadakan untuk majelis rendah parlemen pada paruh pertama Februari. Data lain menunjukkan belanja rumah tangga Jepang pada November naik tak terduga dibanding setahun sebelumnya, menandakan konsumsi menguat menjelang Bank of Japan menaikkan suku bunga acuannya ke level tertinggi dalam 30 tahun pada Desember.

Dolar sempat menyentuh level tertinggi satu tahun di 158,185 per yen. Terakhir, dolar menguat 0,64% menjadi 157,88 yen dan berada di jalur kenaikan dua pekan beruntun.

Euro turun 0,2% ke $1,1635 dan menuju penurunan mingguan kedua berturut-turut terhadap dolar. Pound sterling turun 0,24% ke $1,3403.

Dolar Kanada melemah 0,32% menjadi C$1,391 per dolar AS, sementara dolar Australia turun 0,13% ke $0,6688. Bitcoin turun 1,05% ke $90.247,14.(yds)

Sumber: Reuters.com

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com NM23 Ai