EUR/USD Naik, Dolar AS Tertekan Harapan Damai AS-Iran
EUR/USD mengawali pekan dengan penguatan dan kembali bergerak di atas level 1,1400 pada sesi Asia Senin (27/7). Kenaikan ini didorong oleh pelemahan dolar AS setelah muncul harapan baru terkait upaya diplomasi untuk meredakan perang AS-Iran yang telah berlangsung sekitar lima bulan.
Sentimen pasar membaik setelah Amerika Serikat menghentikan sementara kampanye serangan terhadap Iran pada Jumat malam, setelah 13 malam berturut-turut menyerang target Iran. Teheran juga disebut menangguhkan serangan balasan terhadap sekutu Washington di Timur Tengah, sehingga permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven ikut melemah.
Meredanya ketegangan turut menekan harga minyak mentah dan membantu meredakan kekhawatiran inflasi. Kondisi ini membuat ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve sedikit berkurang, sehingga indeks dolar AS menjauh dari area tertinggi bulanan yang sempat diuji pada pekan lalu.
Meski begitu, pelaku pasar masih cenderung berhati-hati menjelang keputusan kebijakan moneter The Fed pekan ini. Bank sentral AS dijadwalkan mengumumkan hasil pertemuan dua harinya pada Rabu, dengan pasar menanti petunjuk terbaru terkait arah suku bunga ke depan.
Dari sisi dampak market, EUR/USD berpeluang tetap mendapat dukungan selama dolar AS melemah dan harga minyak terus turun. Namun, penguatan euro bisa tertahan jika The Fed memberi sinyal hawkish atau jika ketegangan Timur Tengah kembali meningkat. Fokus utama pasar kini tertuju pada hasil FOMC, komentar Ketua The Fed Kevin Warsh, serta perkembangan diplomasi AS-Iran. (asd)
Sumber: Newsmaker.id