EUR/USD Stabil Jelang The Fed, Pasar Cermati Risiko Energi
EUR/USD bergerak terbatas dan cenderung stabil di kisaran 1,1530–1,1550 pada awal perdagangan sesi Asia, Rabu. Pergerakan pasangan ini relatif tertahan seiring kewaspadaan investor menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan hari ini.
Dolar AS bertahan kuat menjelang keputusan tersebut, membatasi ruang kenaikan euro setelah EUR/USD membukukan penguatan dalam dua sesi sebelumnya. Pasar menilai sentimen saat ini lebih didorong oleh penyesuaian posisi dibandingkan dorongan tren baru.
Menurut CME FedWatch Tool, The Fed secara luas diprakirakan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50%–3,75% untuk bulan Maret. Jika terealisasi, ini akan menjadi jeda kedua berturut-turut, mewakili pendekatan hati-hati di tengah-tengah ekonomi dan geopolitik.
Fokus utama pelaku pasar terjadi pada panduan Ketua The Fed Jerome Powell, terutama terkait dampak yang mempengaruhi harga minyak terhadap prospek inflasi dan arah kebijakan. Harga minyak menguat di tengah ketegangan Timur Tengah, sementara dinamika keamanan jalur pengiriman di sekitar Selat Hormuz menambah lapisan risiko bagi pasar energi global.
Dari sisi Eropa, kenaikan harga energi berarti meningkatkan tekanan inflasi dan memperumit ruang kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB). ECB mengumumkan keputusan pada hari Kamis, dengan ekspektasi pasar tetap pada suku bunga fasilitas simpanan tersingkir di 2,0% untuk bulan Maret.
Sebelum eskalasi geopolitik, pasar sempat menilai ECB akan cenderung menahan kebijakan sepanjang tahun 2026. Namun, perubahan asumsi inflasi membuat sebagian pelaku pasar mulai memperhitungkan peluang pengetatan lebih cepat, termasuk kemungkinan kenaikan suku bunga paling cepat pada Juli, seiring sinyal kehati-hatian dari pembuat kebijakan seperti Peter Kazimir.(asd)
Sumber : Newsmaker.id