Sentimen Meredup, EUR/USD Lesu
EUR/USD melemah dari level tertinggi mingguan di sekitar 1,1550 dan diperdagangkan di 1,1535 pada awal sesi Eropa hari Jumat (7/11). Pasangan mata uang ini stagnan di grafik mingguan setelah pekan perdagangan yang bergejolak, dengan data Zona Euro menunjukkan angka yang beragam dan investor kebingungan karena masih belum adanya data resmi AS.
Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai USD terhadap sekeranjang enam mata uang utama, menguat pada hari Jumat, dengan investor waspada terhadap risiko menyusul aksi jual lainnya di Wall Street pada hari Kamis. Kekhawatiran akan gelembung AI menghantam saham teknologi, dan penghindaran risiko telah menyebar ke pasar Asia, memicu perburuan aset aman yang menopang Dolar AS.
Pada hari Kamis, laporan ketenagakerjaan swasta mengungkapkan bahwa lapangan kerja bersih menurun di AS pada bulan Oktober, mengimbangi antusiasme moderat yang terlihat setelah rilis data ADP hari Rabu dan memicu harapan penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed) pada bulan Desember. Dolar AS melanjutkan pelemahannya dari level tertinggi tiga bulan.
Pada kalender hari Jumat, fokus akan tertuju pada pidato para pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) dan The Fed, karena penutupan pemerintah AS akan menunda laporan utama Nonfarm Payrolls (NFP) untuk bulan kedua berturut-turut. (Arl)
Sumber: Fxstreet.com