Aussie Rebound Meski Data Jobs Melambat
Pasangan AUD/USD memulihkan kerugian awalnya dan pulih mendekati 0,6500 selama sesi perdagangan Eropa pada hari Kamis (16/10). Pasangan mata uang ini menarik minat beli setelah merosot mendekati 0,6480.
Sebelumnya, Dolar Australia menghadapi tekanan jual yang signifikan setelah rilis data pasar tenaga kerja untuk bulan September, yang menandakan perlambatan permintaan lapangan kerja.
Biro Statistik Australia melaporkan bahwa Tingkat Pengangguran meningkat menjadi 4,5%, level tertinggi sejak November 2021. Para ekonom memperkirakan tingkat pengangguran akan tetap stabil di 4,3%. Penambahan pekerja baru oleh perusahaan selama periode tersebut tercatat sebesar 14,9 ribu, lebih rendah dari ekspektasi 17 ribu. Pada bulan Agustus, 11,8 ribu perusahaan mengalami PHK.
Sementara itu, Dolar AS (USD) diperdagangkan dengan hati-hati di tengah spekulasi dovish Federal Reserve (Fed) yang kuat dan penutupan pemerintah Amerika Serikat (AS) yang sedang berlangsung.
Saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan mendekati level terendah mingguan di sekitar 98,50.
Menurut perangkat CME FedWatch, para pedagang memperkirakan 94,6% bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 3,50%-3,75% di sisa tahun ini. (Arl)
Sumber: Fxstreet.com