AUD/USD Lanjut Melemah, Mata Pasar ke Pidato Powell
Pasangan AUD/USD memperpanjang penurunan untuk hari keempat pada Kamis (21/08), sempat merosot ke kisaran 0,6415 di sesi Eropa—terendah hampir dua bulan. Tekanan jual berlanjut meski sebagian pelaku pasar memilih menahan posisi jelang rangkaian data AS.
Dari Australia, data awal S&P Global PMI Agustus justru menguat: Composite naik ke 54,9 dari 53,8 di Juli, didorong aktivitas manufaktur dan jasa yang lebih solid. Namun, sentimen positif ini belum mampu mengangkat Aussie karena sentimen global dan arah Dolar AS lebih dominan.
Di sisi lain, Indeks Dolar AS (DXY) bergerak mendatar namun dekat level tertinggi mingguan sekitar 98,40 menjelang rilis PMI AS (13:45 GMT). Konsensus memperkirakan Manufacturing PMI 49,5 (kontraksi lebih dalam dari 49,8 di Juli) dan Services PMI 54,2 (turun dari 55,7), sehingga data berpotensi menggerakkan volatilitas antar kelas aset.
Fokus utama minggu ini tertuju pada pidato Ketua The Fed Jerome Powell di Jackson Hole pada Jumat. Pasar menilai The Fed berpeluang memangkas 25 bps ke kisaran 4,00%–4,25%. Risalah FOMC Juli menunjukkan mayoritas pejabat—termasuk Powell—cenderung menahan suku bunga sampai ada kejelasan dampak tarif terhadap inflasi.
Poin Penting:
AUD/USD turun hari ke-4, sentuh ~0,6415 (terendah ~2 bulan).
PMI Australia (flash): Composite 54,9 (naik dari 53,8), tapi tak angkat AUD.
Menunggu PMI AS (13:45 GMT): manufaktur 49,5, jasa 54,2 (perkiraan).
DXY dekat puncak mingguan ~98,40; arah selanjutnya bergantung pidato Powell & ekspektasi cut 25 bps.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id