Dolar Australia Menguat Karena Dolar AS Turun Akibat Meningkatnya Kekhawatiran Utang
Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Senin (26/05), menandai level tertinggi baru dalam enam bulan. Pasangan AUD/USD mendapat dukungan karena Dolar AS tetap berada di bawah tekanan ke bawah di tengah meningkatnya ketidakpastian seputar ekonomi Amerika Serikat (AS).
Kenaikan AUD dapat tertahan karena sentimen dovish seputar prospek kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA). Menyusul pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin minggu lalu oleh RBA, Gubernur Michele Bullock menyebutkan bahwa bank sentral siap untuk mengambil tindakan tambahan jika prospek ekonomi memburuk tajam, meningkatkan prospek pemangkasan suku bunga di masa mendatang.
Dolar Australia mendapat dukungan dari optimisme baru seputar gencatan senjata perdagangan AS-Tiongkok selama 90 hari dan harapan untuk kesepakatan perdagangan lebih lanjut dengan negara lain. Namun, Reserve Bank of Australia akan memantau dengan saksama perkembangan lebih lanjut pada negosiasi perdagangan AS-Tiongkok, karena Tiongkok merupakan mitra dagang utama Australia.(ads)
Sumber: FXStreet