AUD/USD Melemah Tertekan Penguatan Greenback
Dolar Australia melemah di bawah $0,705 pada Kamis (18/06) dan kembali bergerak di dekat level terendah lebih dari dua bulan. Tekanan utama datang dari penguatan dolar AS setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga, tetapi memberi sinyal bahwa peluang kenaikan masih terbuka pada akhir tahun.
Separuh anggota FOMC memperkirakan setidaknya satu kenaikan suku bunga tahun ini karena kekhawatiran inflasi masih meningkat. Ketua Fed baru, Kevin Warsh, juga mengubah gaya komunikasi bank sentral dengan mengurangi forward guidance dan menekankan pendekatan yang lebih hati-hati serta berfokus pada inflasi.
Di Australia, Reserve Bank of Australia tetap menunjukkan nada hawkish untuk menahan inflasi. Gubernur Michele Bullock menegaskan inflasi masih terlalu tinggi dan kenaikan suku bunga tambahan belum dapat dikesampingkan.
Meski pasar mulai menilai siklus pengetatan RBA hampir selesai, peluang satu kenaikan terakhir tahun ini masih berada di sekitar 50%. Namun, peluang kenaikan pada Agustus hanya sekitar 25%. Fokus pasar berikutnya tertuju pada arah dolar AS, sinyal The Fed, dan data inflasi Australia untuk menilai ruang gerak AUD/USD. (asd)
Sumber: Newsmaker.id