Aussie Menguat, Kombinasi RBA Hawkish & Dolar AS Melemah
AUD/USD diperdagangkan di kisaran 0,6550 pada hari Selasa (2/12) saat artikel ini ditulis, naik 0,20% hari ini. Pasangan ini diuntungkan oleh sentimen risiko yang sedikit lebih kuat dan pelemahan Dolar AS (USD) akibat meningkatnya ekspektasi pelonggaran moneter tambahan dari Federal Reserve (The Fed).
Dukungan untuk Dolar Australia (AUD) juga berasal dari sikap hati-hati namun tetap hawkish dari Reserve Bank of Australia (RBA), yang membatasi spekulasi tentang pelonggaran kebijakan lebih lanjut. Sementara itu, pelemahan Dolar AS (USD) yang terus berlanjut mencerminkan serangkaian indikator ekonomi AS yang melemah, terutama di sektor manufaktur, yang memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada bulan Desember.
Di Australia, perhatian pasar tetap terfokus pada Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jasa yang dijadwalkan rilis hari ini, menjelang data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal ketiga, yang akan dirilis pada hari Rabu. Proyeksi konsensus menunjukkan pertumbuhan kuartalan yang solid, yang dapat semakin mendukung AUD jika hasilnya mengejutkan dan menguat. Namun, kekhawatiran tentang data Tiongkok yang lebih lemah, mengingat peran Tiongkok sebagai mitra dagang utama Australia, dapat membatasi potensi penguatan AUD.
Secara keseluruhan, dinamika pasar tetap didorong oleh pergeseran sentimen risiko dan ekspektasi yang berkembang seputar arah kebijakan The Fed. Jika pasar mempertahankan pandangan mereka tentang pelonggaran lebih lanjut, USD dapat terus melemah, memberikan dukungan jangka pendek tambahan untuk AUD/USD. (Arl)
Sumber: Fxstreet.com