AUD Menguat, Apa yang Mendorong Kenaikannya!
Dolar Australia (AUD) menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Kamis(13/11), memperpanjang penguatannya untuk hari kedua berturut-turut. Penguatan ini didorong oleh data ketenagakerjaan Australia yang lebih baik dari perkiraan. Biro Statistik Australia (ABS) merilis data yang menunjukkan penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,3% pada bulan Oktober, lebih baik dari ekspektasi pasar yang memperkirakan 4,4%. Selain itu, jumlah lapangan kerja bertambah 42,2 ribu, jauh melampaui perkiraan pasar yang hanya 20 ribu.
Sektor ketenagakerjaan penuh waktu juga mencatatkan hasil yang positif, dengan kenaikan sebesar 55,3 ribu pada bulan Oktober, jauh lebih baik dibandingkan dengan kenaikan 6,5 ribu pada bulan sebelumnya. Meskipun ada penurunan pada jumlah pekerjaan paruh waktu sebesar 13,1 ribu, angka keseluruhan masih mencerminkan pasar tenaga kerja yang sehat dan mendukung penguatan AUD. Tingkat partisipasi angkatan kerja stabil di angka 67%, menunjukkan bahwa lebih banyak orang aktif mencari pekerjaan.
Selain data ketenagakerjaan yang solid, AUD juga mendapatkan dukungan dari pernyataan hati-hati mengenai kebijakan moneter Bank Sentral Australia (RBA). Deputi Gubernur RBA, Andrew Hauser, menyatakan bahwa kebijakan moneter tetap restriktif meskipun masih dalam perdebatan internal. Hal ini menunjukkan bahwa RBA mungkin akan menjaga kebijakan ketatnya lebih lama, yang memberikan sentimen positif bagi AUD di pasar global. (az)
Sumber: Newsmaker.id