AUD/USD stabil di tengah penurunan keyakinan konsumen AS
AUD/USD diperdagangkan sideways pada hari Jumat, di kisaran 0,6480 saat artikel ini ditulis, menyusul rilis indikator utama yang menunjukkan penurunan signifikan dalam keyakinan konsumen AS. Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan turun menjadi 50,3 pada bulan November dari 53,6 pada bulan Oktober, meleset dari ekspektasi 53,2, mencerminkan meningkatnya kekhawatiran tentang inflasi dan prospek ekonomi yang lebih luas.
Berdasarkan data tersebut, Indeks Kondisi Saat Ini turun menjadi 52,3 dari 58,6, sementara Indeks Ekspektasi turun menjadi 49. Ekspektasi inflasi beragam, dengan prospek 1 tahun naik tipis menjadi 4,7%, sementara indeks 5 tahun turun menjadi 3,6%. Kombinasi kekhawatiran inflasi yang terus berlanjut dan sentimen ekonomi yang lemah ini membebani Dolar AS (USD), karena pasar meningkatkan taruhan pada sikap yang lebih dovish dari Federal Reserve (The Fed).
Investor kini melihat kemungkinan penurunan suku bunga pada bulan Desember, dengan alat CME FedWatch menunjukkan peluang sebesar 72%, dibandingkan dengan 63% seminggu yang lalu. Namun, Ketua Fed Jerome Powell tetap berhati-hati, menekankan perlunya lebih banyak data sebelum mengambil keputusan kebijakan apa pun. Penurunan sentimen konsumen, dikombinasikan dengan pasar tenaga kerja yang lebih lemah, yang ditandai dengan lebih dari 153.000 PHK pada bulan Oktober menurut laporan Challenger, terus memicu ekspektasi pelonggaran moneter yang akan datang.
Di Australia, Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan Suku Bunga Resmi di level 3,6% selama pertemuan bulan November. Gubernur Michele Bullock menyatakan bahwa para pembuat kebijakan tidak membahas penurunan suku bunga, meskipun mengakui bahwa inflasi masih terlalu tinggi. Sikap hati-hati ini memberikan dukungan terbatas bagi Aussie, meskipun kekhawatiran atas prospek permintaan Tiongkok terus membatasi potensi kenaikan.(cp)
Sumber: Fxstreet