Gejolak Kripto Awal Pekan, Regulasi Global Jadi Sorotan Utama
Pasar kripto mengalami koreksi tajam pada perdagangan hari Senin (22/9). Lebih dari US$1,5 miliar posisi long yang menggunakan leverage dilikuidasi dalam 24 jam terakhir, paling banyak sejak beberapa bulan terakhir. Dampak paling besar dirasakan oleh Ethereum yang jatuh sekitar 9%, dan Bitcoin yang turun hampir 3%, menyentuh level bawah sekitar US$111.998-US$112.000 sebelum sedikit memulihkan diri. Banyak altcoin (termasuk Dogecoin, Solana, dan XRP) merosot signifikan akibat efek domino dari likuidasi dan melemahnya sentimen pasar.
Korelasi negatif antara kripto dengan instrumen safe haven mulai muncul kuat: emas berhasil mencetak rekor harga untuk onsnya, seiring investor bergerak menjauh dari aset berisiko. Ketidakpastian kebijakan moneter, terutama pasca pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve, memicu kekhawatiran bahwa pelonggaran lebih lanjut akan dilakukan secara berhati-hati, mengurangi dorongan bullish yang semula dirasakan pasar kripto.
Di sisi regulasi dan kebijakan, AS dan Inggris membentuk Transatlantic Taskforce for Markets of the Future untuk menyelaraskan kerangka regulasi aset digital dan pasar modal. Kelompok ini akan menghasilkan rekomendasi dalam kurun waktu 180 hari, mencakup regulasi jangka pendek dan strategi jangka panjang terkait aset digital. Inisiatif ini dilihat sebagai langkah penting yang bisa memperjelas arah regulasi di kedua negeri, meskipun dampak terhadap harga mungkin terasa bertahap. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id