Kripto Positif, Risk Appetite Masih Selektif
Pasar kripto bergerak positif di awal sesi Asia hari Jumat (19/9). Bitcoin bertahan di sekitar $117,2k sementara Ether bergerak tipis di kisaran $4.6k, mencerminkan risk appetite yang masih selektif pasca keputusan The Fed. Pergerakan harga yang relatif tenang ini menunggu katalis baru dari sisi regulasi dan arus institusional.
Dari sisi kebijakan, SEC melonggarkan proses pencatatan ETF spot kripto dengan standar generik lintas bursa, dan mengizinkan Grayscale Digital Large Cap Fund—membuka jalan bagi produk multi-aset di luar Bitcoin dan Ether. Di saat bersamaan, ETF Dogecoin perdana siap diperdagangkan, menandai pergeseran sikap regulator sekaligus memperluas jangkauan investor ritel ke aset berisiko tinggi. Langkah-langkah ini dipandang sebagai pendorong adopsi dan potensi masuknya dana baru ke ekosistem kripto.
Arus institusional juga kian mencolok: di pasar modal, akuisisi token berbasis Solana oleh emiten tertentu menjadi strategi neraca keuangan, meniru pendekatan “crypto-treasury” ala korporasi pro-Bitcoin. Namun, ke depan pasar tetap sensitif pada kejelasan aturan, biaya ETF, dan likuiditas derivatif—serta data makro AS yang mempengaruhi dolar dan imbal hasil. Untuk jangka pendek, sentimen akan ditentukan oleh pipeline ETF baru, dinamika aliran ke produk ETP, dan rotasi antar altcoin berkapitalisasi besar.
Sumber : Newsmaker.id