BTC Tertekan, Gencatan Senjata Iran Jadi Beban
Bitcoin mendekati level support teknikal kunci di US$70.500 pada Kamis (9/4), setelah gagal mempertahankan momentum pasca-penolakan di sekitar US$72.800 pada sesi sebelumnya. Pergerakan berikutnya dinilai akan ditentukan oleh apakah buyer mampu merebut kembali kendali atau tekanan jual mendorong koreksi yang lebih dalam, di tengah sentimen pasar yang kembali hati-hati.
Kehati-hatian itu dipicu ketidakpastian seputar gencatan senjata AS–Iran dua pekan yang baru disepakati. Presiden AS Donald Trump mengatakan seluruh kapal, pesawat, dan personel militer AS akan tetap berada “di dalam dan sekitar” Iran sampai “kesepakatan yang sesungguhnya” dipatuhi sepenuhnya, serta memperingatkan eskalasi jika terjadi pelanggaran. Pernyataan ini menjaga premi risiko geopolitik tetap hidup, menahan appetite risk dan membuat permintaan institusional enggan menambah eksposur BTC.
Dari pihak Iran, Duta Besar untuk Pakistan Reza Amiri Moghadam menyatakan delegasi Iran akan tiba di Pakistan pada Kamis malam untuk memulai putaran pertama pembicaraan rencana 10 poin dengan AS pada Sabtu, meski Iran menuding Israel melanggar ketentuan ceasefire lewat serangan di Lebanon. Untuk jangka dekat, pasar kripto cenderung tetap headline-driven: perkembangan negosiasi Pakistan, dinamika Lebanon, serta stabilitas gencatan senjata menjadi pemicu utama volatilitas, bersamaan dengan area US$70.500 sebagai support dan US$72.800–US$71.000 sebagai level yang diawasi pelaku pasar. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id