Likuiditas Menipis, Bitcoin Datar Menunggu CPI AS
Bitcoin diperdagangkan nyaris tidak berubah di sekitar $67.000 pada sesi Eropa hari Kamis (12/2), ketika investor mencerna data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan. Data itu meredam harapan pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat, yang biasanya jadi “angin depan” buat aset berisiko seperti kripto.
Aset kripto terbesar dunia ini terakhir naik tipis sekitar 0,4% ke $67.102,8, namun masih tertahan di bawah level psikologis $70.000. Aktivitas pasar juga terlihat lesu seiring likuiditas yang menipis, meski Bitcoin sempat memantul dari penurunan tajam menuju area $60.000 di awal bulan.
Pemicu utama datang dari laporan Non-Farm Payrolls (NFP) AS yang dirilis Rabu, menunjukkan kenaikan pekerjaan di atas ekspektasi. Tingkat pengangguran bertahan dekat level terendah beberapa bulan, sementara pertumbuhan upah tetap kuat—kombinasi yang memperkuat pandangan bahwa The Fed berpotensi menahan suku bunga lebih tinggi lebih lama. Setelah rilis data tersebut, pelaku pasar mengurangi taruhan cut rate dalam waktu dekat, dengan peluang pemangkasan yang kini lebih condong ke sekitar Juni, dan pasar menanti klaim pengangguran mingguan Kamis serta data CPI Jumat untuk petunjuk arah berikutnya.
Di pasar altcoin, pergerakan cenderung positif namun tetap terbatas. Ethereum naik 1,1% ke $1.972,92, XRP menguat 1,6% ke $1,38. Solana cenderung datar, sementara Cardano dan Polygon masing-masing naik 2,5%. Dari kategori meme token, Dogecoin menguat 2,2%. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id