BTC Terseret Makro: Isu The Fed Bikin Kripto Loyo
Bitcoin kembali “terpleset” pada Jumat (30/1), sempat jatuh ke $81.169 sebelum memantul ke sekitar $83.728—membawa volatilitas intraday di atas 4% dan menyeret pasar kripto ke mode risk-off.
Pemicu utamanya kombinasi likuidasi posisi leverage dan perubahan ekspektasi kebijakan moneter AS. Sejumlah laporan menyebut sekitar US$1,68 miliar posisi kripto terlikuidasi dalam 24 jam, mayoritas dari posisi long, dengan ratusan ribu trader “kepaksa keluar” saat margin terpukul.
Di sisi makro, pasar juga merespons langkah Donald Trump yang resmi menominasikan Kevin Warsh untuk menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve. Warsh dipandang relatif lebih “hawkish” di beberapa isu (terutama neraca/The Fed balance sheet), sehingga pasar membaca risiko likuiditas bisa lebih ketat—dan aset berisiko seperti kripto ikut kena imbas.
Tekanan tidak berhenti di Bitcoin. Ethereum turun ke sekitar $2.685, XRP ke $1,74, Cardano ke $0,323, sementara Dogecoin berada di $0,1159; Solana relatif stabil di sekitar $117 setelah sempat turun-naik intraday.
Kesimpulannya: ketika narasi “The Fed bisa lebih ketat” muncul bersamaan dengan gelombang likuidasi, pasar kripto biasanya bereaksi cepat—karena leverage tinggi membuat pergerakan harga kecil pun bisa berubah jadi sell-off besar. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id