Cut Rate Kian Dekat, Kripto Siap Rally Lagi atau Fake Pump?
Pasar mata uang kripto di sesi Eropa hari Rabu (3/12), kembali pulih setelah guncangan tajam di awal bulan. Bitcoin (BTC) bertahan di atas $90 ribu, mencoba melanjutkan rebound setelah sempat jatuh ke area sekitar $84–86 ribu pada awal Desember akibat aksi jual besar-besaran di seluruh pasar kripto. Ethereum (ETH) kembali bergerak di atas $3 ribu dan mayoritas altcoin utama mencatatkan kenaikan dibanding level pekan lalu, namun mulai menunjukkan tanda stabilisasi setelah penurunan tajam yang memicu likuidasi lebih dari ratusan juta dolar posisi leverage dalam 24 jam.
Secara fundamental, sentimen utama yang membayangi kripto saat ini adalah ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve. Sejumlah analisis menyoroti bahwa peluang rate cut Desember mencapai sekitar 80–87%, dan pemotongan suku bunga dipandang sebagai katalis positif jangka menengah bagi aset berisiko seperti kripto: dolar AS berpotensi melemah, likuiditas meningkat, dan minat terhadap aset alternatif seperti Bitcoin biasanya menguat. Namun, sebelum keputusan resmi The Fed dan pidato Jerome Powell, pelaku pasar memilih untuk tidak terlalu agresif sehingga pergerakan harga cenderung volatil tetapi tanpa arah yang sangat jelas.
Tekanan jual di awal Desember sendiri bukan hanya soal teknikal, tetapi juga dipicu faktor makro lain: kabar terkait kebijakan suku bunga Jepang dan pengetatan regulasi kripto di Tiongkok sempat memicu gelombang likuidasi besar dan mendorong Bitcoin turun di bawah $90 ribu. Selain itu, data menunjukkan adanya outflow signifikan dari spot ETF kripto besar sepanjang November, menandakan sebagian investor institusional mengambil profit setelah reli panjang sebelumnya.
Di sisi altcoin, fokus pasar mulai bergeser ke narasi bahwa jika The Fed benar-benar memotong suku bunga bulan ini, beberapa koin besar berpotensi memimpin reli lanjutan. Sejumlah analisis regional menyoroti altcoin seperti XRP, ADA, dan LINK yang dinilai berada pada zona akumulasi berisiko rendah menjelang potensi “Santa Rally” Desember, selama tekanan makro tidak semakin memburuk dan Bitcoin mampu mempertahankan level kunci saat ini. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id