Perak Stabil di $48,8, Dampak Ketegangan AS-Tiongkok Berkurang
Harga perak stabil di kisaran $48,8 per ons pada hari Senin(3/11) setelah pekan lalu mengalami volatilitas tinggi. Investor kini fokus pada prospek kebijakan Federal Reserve setelah The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin minggu lalu. Meskipun Ketua Powell menyatakan bahwa suku bunga lebih lanjut pada bulan Desember belum pasti, pasar menunggu rilis data penting AS, seperti data ketenagakerjaan ADP dan laporan PMI ISM, untuk petunjuk lebih lanjut.
Selain itu, meredanya ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok turut mengurangi permintaan perak sebagai aset safe haven. Gedung Putih mengumumkan bahwa Tiongkok akan menangguhkan kontrol ekspor logam tanah jarang dan menghentikan investigasi terhadap perusahaan semikonduktor AS, sementara AS akan menghentikan tarif tertentu dan membatalkan pungutan 100% pada ekspor Tiongkok. Keputusan ini sedikit mengurangi ketidakpastian pasar, meskipun perak sempat mencapai rekor tertinggi bulan lalu sebelum mengalami koreksi akibat aksi ambil untung. (az)
Sumber: Newsmaker.id