Harga Perak Mendekati Level Tertinggi dalam 6 Minggu
Harga perak naik mendekati $31 per ons pada hari Rabu (22/1), mendekati level tertingginya dalam enam minggu, karena ancaman tarif Presiden AS Donald Trump memicu permintaan untuk aset safe haven.
Pada hari Selasa, Trump mengindikasikan bahwa ia sedang mempertimbangkan tarif 10% untuk impor Tiongkok mulai 1 Februari, hanya satu hari setelah mengancam Meksiko dan Kanada dengan tarif sekitar 25%. Namun, karena belum ada tindakan yang diambil, ada harapan bahwa pemerintah dapat mengambil sikap yang lebih hati-hati terhadap tarif.
Perak juga tetap didukung oleh ekspektasi pemotongan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve tahun ini, yang dapat melemahkan dolar dan meningkatkan permintaan komoditas. Selain itu, kekhawatiran pasokan yang berkelanjutan, terutama di brankas London, dan permintaan industri yang kuat, terutama dari manufaktur, terus memperkuat prospek bullish untuk perak. (Arl)
Sumber : Trading Economics