Perak Dekati Rekor saat Payroll AS Pertegas Sinyal Cut Rate
Perak diperdagangkan mendekati rekor tertinggi setelah data payroll AS memperkuat taruhan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan kebijakan terakhirnya di tahun 2025. Emas melanjutkan penguatan.
Perusahaan-perusahaan AS memangkas tenaga kerja pada November dalam jumlah terbesar sejak awal 2023, menurut data riset ADP yang dirilis Rabu, menambah kekhawatiran akan pelemahan pasar tenaga kerja yang lebih tajam.
Imbal hasil obligasi dan dolar AS turun, membantu perak bangkit kembali dari penurunan 1,6%. Pelaku pasar swap tetap memproyeksikan pemangkasan suku bunga sebesar seperempat poin pada pertemuan The Fed tanggal 9–10 Desember. Logam mulia seperti perak dan emas biasanya diuntungkan dalam lingkungan suku bunga yang lebih rendah.
Logam putih ini tengah reli kuat belakangan ini, sebagian karena ekspektasi bahwa bank sentral AS akan melanjutkan pelonggaran kebijakan moneter dan bahwa ketua The Fed yang baru kemungkinan akan mencerminkan pandangan Presiden Donald Trump yang mendukung suku bunga lebih rendah.
Perak juga didukung oleh gelombang uang spekulatif yang bertaruh pada kondisi pasokan yang ketat. Volume perak yang mengalir ke London bulan lalu mencapai rekor tertinggi, memberi tekanan pada hub lainnya. Persediaan di gudang yang terhubung dengan Shanghai Futures Exchange baru-baru ini menyusut ke level terendah dalam satu dekade.
Kepemilikan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) berbasis perak naik sekitar 200 ton pada hari Selasa, menurut perhitungan Bloomberg, menegaskan minat investor yang masih kuat terhadap logam ini. Hal tersebut mendorong total kepemilikan ke level tertinggi sejak 2022.
“Trader fast money menyukai pasar di mana setiap koreksi harga tetap dangkal karena sisi fisik terus mengetat setiap kali harga turun,” kata Ahmad Assiri, analis di Pepperstone Group Ltd.
Perak tercatat nyaris tidak berubah di level $58,51 per troy ounce pada pukul 15.26 di New York, setelah sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di $58,9789 per troy ounce pada Rabu sebelumnya. Emas naik tipis 0,1% menjadi $4.209,27 per troy ounce, setelah dua hari melemah. Palladium dan platinum juga menguat. Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,4%.(yds)
Sumber: Bloomberg.com