Ada Apa di Balik Lonjakan Perak?
Harga perak kembali mencetak rekor baru setelah melampaui $57 per ons, dipicu oleh pasokan global yang semakin ketat serta ekspektasi pemangkasan suku bunga AS bulan ini. Para pelaku pasar kini hampir sepenuhnya memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 0,25 poin, seiring melemahnya pasar tenaga kerja AS dan komentar bernada dovish dari pejabat bank sentral.
Di sisi lain, kekhawatiran terhadap pasokan semakin nyata. Meski aliran perak ke London mencapai rekor dan sedikit meredakan tekanan, biaya pinjaman perak untuk tenor satu bulan tetap tinggi. Situasi semakin diperparah oleh rendahnya stok perak di gudang-gudang yang terhubung dengan Shanghai Futures Exchange, yang kini berada di titik terendah dalam hampir sepuluh tahun terakhir.
Sementara itu, emas justru terkoreksi tipis 0,4% ke $4.222,87 per ons, sedangkan perak melanjutkan penguatan dengan kenaikan 0,8% ke $56,9180 per ons. Komoditas lain seperti paladium dan platinum juga bergerak naik, menambah sentimen positif di pasar logam mulia. (az)
Sumber: Newsmaker.id