• Sat, Mar 7, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

4 November 2025 08:34  |

Harga Brent Terkoreksi, Apa yang Menahan Kenaikannya?

Harga Brent crude diperdagangkan di sekitar USD 64 per barel hari ini, dengan pasar yang sedang menghadapi beberapa faktor kunci yang mempengaruhi harga minyak. Keputusan terbaru dari OPEC+ untuk menahan kenaikan produksi hingga kuartal pertama 2026 telah memberikan sedikit dukungan terhadap harga minyak. Langkah ini diambil untuk menghindari potensi kelebihan pasokan yang bisa menekan harga lebih jauh. Meski begitu, dampak dari keputusan ini terasa terbatas, dengan Brent masih bertahan di bawah level proyeksi harga USD 65 per barel yang diharapkan oleh banyak analis untuk kuartal keempat tahun 2025.

Sementara itu, ada kekhawatiran terkait perlambatan permintaan minyak global, khususnya di pasar Asia yang menjadi konsumen terbesar, serta sektor industri yang sedang mengalami stagnasi. Meskipun ada upaya untuk membatasi produksi, permintaan yang lebih rendah dari yang diperkirakan mempengaruhi optimisme pasar, yang masih mengkhawatirkan potensi penurunan harga lebih lanjut. Hal ini terlihat dalam pergerakan harga yang belum mampu mencapai level yang lebih tinggi, meskipun pasokan terkendali.

Selain itu, faktor ketidakpastian global dan volatilitas geopolitik juga ikut berperan dalam pergerakan harga Brent. Beberapa laporan menunjukkan bahwa meskipun pasokan minyak relatif terkendali, pasar global masih dibayangi ketidakpastian, termasuk ketegangan perdagangan dan kebijakan energi negara‑negara besar yang dapat mengubah dinamika pasokan dan permintaan. Ini memberi tekanan pada sentimen pasar yang belum sepenuhnya pulih.

Secara keseluruhan, meskipun ada dukungan dari kebijakan OPEC+ yang lebih ketat dalam hal produksi, ketidakpastian terkait permintaan dan kelebihan pasokan global yang masih mungkin terjadi membuat harga Brent saat ini berada di kisaran USD 64 per barel. Pasar masih menunggu data lebih lanjut mengenai permintaan global dan keputusan kebijakan selanjutnya untuk memprediksi arah pergerakan harga minyak ke depan.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Minyak Dunia Tertahan

Harga minyak sedikit berubah setelah mengalami penurunan beberapa minggu yang lalu, dengan hubungan pedagang dampak dari sank...

22 September 2025 07:39
OIL

Pasokan Tambah, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dimula...

Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) nyaris tak berubah karena pasar menimbang berbagai faktor, mulai dari rencana peningkatan ...

2 July 2025 16:19
BIAS23.com NM23 Ai