Iran Buka Pintu Damai, Minyak Langsung Anjlok
Harga minyak turun tajam pada perdagangan Senin (03/08) setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan perundingan baru dengan Iran akan dimulai. Harapan tercapainya kesepakatan sekaligus pembukaan kembali Selat Hormuz membuat kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi mulai mereda.
Minyak Brent kontrak Oktober sempat turun 7,3% menjadi US$80,55 per barel, sedangkan West Texas Intermediate turun sekitar 6% menjadi US$80,63. Tekanan tambahan datang dari keputusan sejumlah negara OPEC+ menaikkan kuota produksi secara terbatas.
Penurunan harga minyak membantu meredakan inflasi. Yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun sekitar empat basis poin ke 4,69%, sementara harga emas naik hingga sekitar 0,9% ke area US$4.080 per troy ounce.
Analisis Newsmaker: Optimisme terhadap perdamaian AS–Iran menjadi sentimen utama pasar hari ini. Jika menghasilkan kesepakatan yang konkret dan Selat Hormuz kembali normal, minyak berpotensi tetap ditekan, menghasilkan turun, dan emas mendapat dukungan. Namun, kegagalan negosiasi dapat dengan cepat membalikkan arah pasar dan kembali memicu penguatan volatilitas.(asd)*
Sumber: Nesmaker.id