• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

16 December 2025 22:29  |

Harga Minyak di Bawah $60: Damai Ukraina + Data China

Harga minyak turun ke bawah $60 per barel pada Selasa (16/12), level terendah sejak Mei, karena peluang kesepakatan damai Rusia–Ukraina terlihat semakin menguat, sehingga memunculkan ekspektasi bahwa sanksi bisa dilonggarkan.

Kontrak berjangka minyak mentah Brent turun $1,03 atau sekitar 1,7% menjadi $59,53 per barel pada pukul 13.40 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS diperdagangkan di $55,76, turun $1,06 atau 1,9%.

“Brent turun pagi ini ke bawah $60 per barel untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan, karena pasar menilai potensi kesepakatan damai yang bisa membuat volume minyak Rusia tambahan kembali tersedia dan semakin membanjiri pasar,” kata analis Rystad, Janiv Shah.

AS menawarkan jaminan keamanan bergaya NATO untuk Kyiv dan para negosiator Eropa melaporkan adanya kemajuan dalam pembicaraan pada Senin, memicu optimisme bahwa akhir perang semakin dekat.

Sementara itu Rusia mengatakan tidak bersedia melakukan konsesi wilayah, demikian dikutip kantor berita pemerintah TASS dari Wakil Menteri Luar Negeri Sergei Ryabkov.

“Perundingan yang berjalan alot akan diikuti oleh penurunan harga yang juga berlangsung perlahan saat memasuki 2026, dengan semua prediksi terkait ‘surplus pasokan’. Brent akan mencetak level terendah baru sepanjang tahun, tetapi tidak akan turun menembus $55 per barel sebelum tahun ini berakhir,” kata analis PVM Oil Associates John Evans.

Spread kontrak berjangka Brent untuk enam bulan berubah menjadi contango untuk pertama kalinya sejak Oktober.

Analis Barclays memperkirakan Brent akan rata-rata $65 per barel pada 2026, sedikit di atas kurva harga berjangka (forward curve), karena mereka menilai surplus 1,9 juta barel per hari yang diperkirakan sudah tercermin dalam harga.

Menambah tekanan, data ekonomi China yang lemah pada Senin semakin memicu kekhawatiran bahwa permintaan global mungkin tidak cukup kuat untuk menyerap pertumbuhan pasokan terbaru, kata analis pasar IG Tony Sycamore.

Sumber: Reuters.com

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Minyak Dunia Tertahan

Harga minyak sedikit berubah setelah mengalami penurunan beberapa minggu yang lalu, dengan hubungan pedagang dampak dari sank...

22 September 2025 07:39
OIL

Pasokan Tambah, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dimula...

Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) nyaris tak berubah karena pasar menimbang berbagai faktor, mulai dari rencana peningkatan ...

2 July 2025 16:19
BIAS23.com NM23 Ai