• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

10 December 2025 22:04  |

Minyak Stabil Jelang Perundingan Ukraina dan Cut Rate Fed

Harga minyak bergerak stabil pada hari Rabu (10/12) setelah turun sekitar 1% di sesi sebelumnya, seiring investor memantau perkembangan pembicaraan damai Rusia-Ukraina dan menunggu keputusan suku bunga AS.

Minyak Brent naik 2 sen menjadi $61,96 per barel pada pukul 14.00 GMT, sementara minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) naik 3 sen ke $58,28.

Sumber pasar yang mengutip data API pada hari Selasa mengatakan bahwa persediaan minyak mentah AS turun 4,78 juta barel pada pekan lalu, sementara stok bensin naik 7 juta barel dan persediaan distilat meningkat 1,03 juta barel. Data resmi pemerintah akan dirilis pada pukul 15.30 GMT.

Sementara itu, pasar memperkirakan Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga acuannya sebesar seperempat poin pada hari Rabu untuk mendukung pasar tenaga kerja yang mulai mendingin. Keputusan The Fed dijadwalkan keluar pada pukul 14.00 waktu setempat (19.00 GMT).

Suku bunga yang lebih rendah berpotensi mendorong permintaan minyak dengan memperkuat pertumbuhan ekonomi, namun kenaikan harga tertahan oleh kekhawatiran bahwa pasokan bisa melampaui permintaan. Pasar minyak saat ini bergerak semakin dalam menuju potensi surplus (glut), namun pasokan Rusia tetap menjadi faktor risiko, kata analis ING dalam sebuah catatan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan bahwa negaranya dan mitra-mitra Eropa akan segera menyampaikan “dokumen yang telah disempurnakan” kepada AS terkait rencana perdamaian untuk mengakhiri perang dengan Rusia.

Sebuah kesepakatan damai antara Ukraina dan Rusia berpotensi mendorong pencabutan sanksi internasional terhadap perusahaan-perusahaan Rusia, yang dapat membuka kembali pasokan minyak yang selama ini dibatasi.

Sementara itu, Badan Informasi Energi (Energy Information Administration/EIA) mengatakan pihaknya memperkirakan produksi minyak AS tahun ini akan naik lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya, dengan menaikkan perkiraan produksi 2025 sebesar 20.000 barel menjadi rata-rata rekor 13,61 juta barel per hari.

Namun, lembaga tersebut menurunkan proyeksi produksi 2026 sebesar 50.000 barel menjadi 13,53 juta barel per hari.(yds)

Sumber: Reuters

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Minyak Dunia Tertahan

Harga minyak sedikit berubah setelah mengalami penurunan beberapa minggu yang lalu, dengan hubungan pedagang dampak dari sank...

22 September 2025 07:39
OIL

Pasokan Tambah, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dimula...

Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) nyaris tak berubah karena pasar menimbang berbagai faktor, mulai dari rencana peningkatan ...

2 July 2025 16:19
BIAS23.com NM23 Ai