Emas Melonjak 2%, Komentar Warsh Jadi Pemicu Rebound
Harga emas melonjak 2.1% ke level US$4.107 per ons pada perdagangan Rabu (1/7), setelah sebelumnya bergerak dekat level terendah dalam delapan bulan. Kenaikan ini terjadi saat investor mencermati komentar Ketua Federal Reserve yang baru, Kevin Warsh, serta perkembangan terbaru ketegangan Amerika Serikat dan Iran.
Dalam forum tahunan European Central Bank di Sintra, Portugal, Warsh menyatakan bahwa risiko dan ekspektasi inflasi telah mereda dalam beberapa pekan terakhir. Namun, ia tetap menegaskan komitmen The Fed untuk mengembalikan inflasi ke target 2%.
Warsh juga kembali menekankan fokus bank sentral pada stabilitas harga. Sikap ini sejalan dengan pernyataannya dalam konferensi pers perdana bulan lalu, ketika ia menegaskan bahwa The Fed tidak akan mentoleransi inflasi tinggi.
Di sisi lain, Warsh mengulang keputusannya untuk meninggalkan pola komunikasi tradisional berupa forward guidance terkait kebijakan suku bunga. Langkah ini menandai perubahan pendekatan The Fed dalam memberi sinyal kepada pasar.
Meski begitu, pelaku pasar masih memperkirakan peluang kenaikan suku bunga AS pada tahun ini, terutama karena pasar tenaga kerja tetap kuat. Sementara itu, investor juga memantau perkembangan pembicaraan damai AS-Iran di Qatar, meskipun negosiasi langsung antara kedua pihak masih kecil kemungkinannya.(yds)*
Sumber:: Newsmaker.id