• Tue, Jun 9, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

9 June 2026 15:25  |

Emas Stabil di Tengah Kesepakatan Gencatan Senjata Israel-Iran

Harga emas tetap stabil pada hari Selasa setelah Israel dan Iran sepakat menghentikan serangan yang sebelumnya mengancam jalannya negosiasi untuk mengakhiri perang di Timur Tengah. Spot emas diperdagangkan di sekitar $4.331 per ons, setelah penutupan sesi sebelumnya menunjukkan sedikit perubahan. Kesepakatan gencatan senjata ini mengikuti seruan Presiden AS Donald Trump untuk de-eskalasi konflik yang telah mengguncang pasar global.

Meski gencatan senjata memberikan sedikit kelegaan, ketidakpastian di Selat Hormuz tetap menekan pasar energi. Gangguan aliran minyak memicu kekhawatiran inflasi global, yang mendorong bank sentral mempertahankan atau menaikkan suku bunga—faktor yang membebani logam mulia. Emas sendiri telah kehilangan sekitar 18% sejak awal konflik, dan keuntungan tahun ini sempat terhapus setelah laporan pekerjaan AS yang kuat memicu spekulasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Citigroup Inc. menurunkan target harga emas tiga bulannya menjadi $4.000 per ons dari $4.300, meski tetap mempertahankan pandangan bullish jangka panjang dengan target enam hingga 12 bulan di $5.000 per ons. Analis Citi menyebut emas berisiko bagi investor jangka pendek tanpa strategi stop-loss yang jelas.

Logam mulia lainnya juga menunjukkan tren positif. Perak naik 0,7% ke $68,64 per ons, sementara platinum dan paladium masing-masing mencatat kenaikan. Indeks Spot Dolar Bloomberg, yang mengukur kekuatan dolar AS, sedikit turun 0,1%, membantu menahan tekanan terhadap logam mulia.

Investor kini tetap waspada terhadap perkembangan lebih lanjut di Timur Tengah, terutama apakah kesepakatan gencatan senjata akan bertahan dan bagaimana hal itu memengaruhi harga energi dan keputusan kebijakan moneter global.

5 Poin Penting

-Emas stabil di sekitar $4.331/ons setelah Israel dan Iran sepakat gencatan senjata.

-Gangguan aliran minyak di Selat Hormuz menekan harga logam mulia dan meningkatkan kekhawatiran inflasi.

-Emas telah turun sekitar 18% sejak awal konflik; keuntungan tahun ini sempat hilang setelah laporan pekerjaan AS.

-Citigroup menurunkan target harga tiga bulan emas menjadi $4.000/ons, tetapi mempertahankan target jangka panjang $5.000/ons.

-Perak, platinum, dan paladium menguat, sementara dolar AS sedikit melemah 0,1%, mendukung logam mulia.(gn)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai