Emas Mundur Tipis, Pasar Siaga Jelang CPI
Harga emas melemah tipis di sesi Asia pada Jumat (10/04), namun masih berada di jalur kenaikan mingguan karena pasar menilai gencatan senjata AS–Iran yang rapuh tetap menyisakan dukungan safe haven. Di saat yang sama, pelaku pasar cenderung menahan posisi menjelang data inflasi AS dan pembicaraan akhir pekan yang diperkirakan memberi petunjuk arah risiko geopolitik.
Tercatat, spot gold turun 0,4% ke $4.744,50/oz pada 22:30 ET (02:30 GMT), bertahan di bawah puncak tiga pekan terakhir. Di sisi lain, kontrak berjangka emas AS turun 1% ke $4.764,67, sedangkan secara mingguan emas diproyeksikan naik sekitar 1,5% dan mencatat kenaikan mingguan ketiga beruntun.
Dari sisi geopolitik, sentimen relatif stabil setelah pengumuman gencatan senjata sementara, tetapi kesepakatan menunjukkan tanda retak seiring berlanjutnya aktivitas militer di Lebanon. Selat Hormuz juga disebut masih largely shut, dan Trump mengkritik Iran karena dinilai melakukan “poor job” dalam melancarkan arus pasokan energi, sehingga risiko gangguan pasokan tetap menjadi latar bagi harga komoditas.
Fokus berikutnya beralih ke rilis CPI AS yang dijadwalkan keluar Jumat, yang bisa memperjelas ekspektasi arah kebijakan The Fed. Konsensus ekonom memperkirakan inflasi headline menguat seiring lonjakan harga energi terkait konflik Timur Tengah, sementara kekhawatiran inflasi global meningkat setelah minyak sempat mendekati $120/barel dan kemudian melemah minggu ini; kondisi tersebut dapat memperkuat narasi suku bunga “lebih tinggi lebih lama” dan memengaruhi daya tarik emas melalui kanal yield riil.
Pergerakan dolar juga ikut membentuk dinamika pekan ini: indeks dolar naik tipis 0,1% pada hari itu, namun masih turun lebih dari 1% secara mingguan, membuat emas lebih murah bagi pembeli non-AS dan membantu menopang kenaikan mingguan. Di pasar logam lain, perak relatif stabil di $75,35/oz, sementara platinum tercatat melemah; arah berikutnya akan sangat ditentukan oleh hasil CPI serta nada dan substansi pembicaraan AS–Iran akhir pekan ini. (asd)
Sumber: Newsmaker.id