• Wed, Apr 8, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

8 April 2026 07:20  |

Emas Tembus Langit! Penggunaan Gencatan Senjata Trump–Iran, Apa Selanjutnya?

Harga emas menguat setelah Presiden AS Donald Trump dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan untuk memfinalisasi pembicaraan berakhirnya perang yang sempat menggemparkan pasar global. Dalam unggahan media sosial, Trump menyebut jeda pemboman dikaitkan dengan syarat utama, yakni pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Bullion naik hingga sekitar 3,1% dan sempat bergerak di atas US$4.850 per troy ounce, memperpanjang kenaikan 1,2% pada sesi sebelumnya. Pergerakan ini menandai perubahan sentimen risiko yang cepat, seiring pasar menilai peluang gangguan yang berkepanjangan mulai menurun, meski izin belum hilang sepenuhnya.

Dari sisi lintas aset, penurunan harga minyak ke bawah US$100 per barel dan pelemahan dolar AS juga memberi dukungan pada emas yang dihargakan dalam mata uang tersebut. Pada saat yang sama, pasar saham melonjak lebih dari 2%, menunjukkan respons “risk-on” yang kuat setelah kabar gencatan senjata, sekaligus mengubah peta permintaan aset lindung nilai.

Namun dinamika emas dalam konflik ini tidak sepenuhnya mengikuti pola safe haven klasik. Sejak perang di Timur Tengah dimulai, emas termasuk sempat bergerak searah dengan saham, karena sebagian investor perlu menutup kerugian pada aset lainnya. Strategist Pepperstone Group Ltd, Ahmad Assiri, menilai dorongan emas melewati US$4.800 lebih mencerminkan “kalibrasi ulang risiko” daripada perubahan rezim penuh, sehingga pasar masih menyisakan diskon dibandingkan kondisi sebelum konflik terkait Iran.

Di sisi kebijakan fundamental moneter, konflik yang memasuki pekan keenam memicu peningkatan harga energi dan meningkatkan risiko inflasi. Kondisi ini berpotensi mendorong bank sentral menunda penghentian suku bunga, bahkan membuka ruang pengetatan, yang umumnya menjadi faktor penahanan bagi emas karena tidak memberikan hasil yang tidak seimbang. Saat ini, pelaku pasar obligasi disebut mengatakan The Fed menahan suku bunga hingga akhir tahun, meningkatkan tekanan dari sisi biaya peluang memegang emas.

Meski demikian, emas masih turun hampir 10% sejak perang dimulai pada akhir Februari, dan pemulihan moderat beberapa hari terakhir dikaitkan dengan harapan gencatan senjata serta ekspektasi perlambatan pertumbuhan global yang dapat mengimbangi pandangan suku bunga bertahan tinggi. Assiri menekankan bahwa emas tetap sangat sensitif terhadap perkembangan politik; gencatan senjata ini memberi ruang “lega” namun bersifat rapuh, dan setiap tanda keretakan—terutama terkait Selat Hormuz—berpotensi menghidupkan kembali volatilitas. Pada pembaruan harga, spot emas berada di sekitar US$4.849,01 per troy ounce (pukul 08.02 di Singapura), sementara indeks dolar Bloomberg melemah 0,8%; perak naik 5,4% menjadi US$76,92, dengan platinum dan paladium juga menguat.

5 poin inti :

- Emas menguat hingga sekitar 3,1% dan sempat melampaui US$4.850 setelah gencatan senjata dua pekan Trump–Iran diumumkan.

- Risiko Selat Hormuz menjadi kunci; Iran menyatakan jalur aman “mungkin” tersedia selama dua minggu.

- Minyak turun di bawah US$100 dan dolar melemah, kombinasi yang mendukung kenaikan emas.

- Risiko inflasi dari emisi energi membuat peluang penurunan suku bunga berkurang; Ekspektasi pasar obligasi yang mengarah pada The Fed menahan suku bunga sampai akhir tahun, menjadi hambatan bagi emas.

- Pergerakan emas dinilai lebih sebagai penyesuaian risiko (bukan perubahan tren besar), sehingga tetap rentan terhadap berita politik dan potensi pecahnya gencatan senjata.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai