• Wed, Mar 25, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

25 March 2026 20:55  |

Emas Terus Berjuang Dekati Level $4600

Harga emas melonjak sekitar 4% ke area $4.580 per troy ounce pada Rabu (25/3), mengisyaratkan logam mulia mulai membalikkan arah setelah tertekan dalam beberapa sesi terakhir. Kenaikan ini terjadi ketika pasar kembali menilai ulang risiko geopolitik dan inflasi, sekaligus merespons perubahan cepat pada sentimen global.

Secara teori, emas dikenal sebagai aset safe haven yang cenderung diuntungkan saat inflasi tinggi dan ketidakpastian geopolitik meningkat. Namun sejak perang Israel–AS dimulai, emas justru tercatat turun sekitar 13%. Salah satu penjelasan yang banyak dibahas pelaku pasar adalah faktor positioning: setelah reli tajam sekitar 51% dalam 12 bulan terakhir, emas menjadi aset yang paling “mudah dijual” ketika gejolak perang memicu kebutuhan likuiditas dan aksi profit taking.

Sentimen pasar terlihat membaik pada Rabu setelah Presiden AS Donald Trump menyiratkan Iran menawarkan sebuah “hadiah” terkait minyak dan gas, sementara mediator dari Turki, Mesir, dan Pakistan mendorong upaya mengatur pertemuan AS–Iran secepat Kamis. Narasi diplomasi ini ikut menurunkan tensi pasar yang sebelumnya sangat risk-off.

Menurut catatan analis ING, kombinasi harga minyak yang melemah dan dolar AS yang lebih lunak menjadi dua faktor utama yang membantu emas menguat hari ini. Ketika tekanan inflasi energi mereda dan dolar turun, biaya peluang memegang emas cenderung menurun sehingga memudahkan pemulihan harga.

Meski begitu, ING mengingatkan emas masih berpotensi menghadapi tekanan dalam jangka pendek. Bank tersebut menilai sebagian bank sentral, terutama dari negara yang rentan terhadap lonjakan biaya impor energi, bisa saja mempertimbangkan untuk memanfaatkan cadangan emas guna menstabilkan mata uang mereka—sebuah faktor yang dapat membatasi kelanjutan reli emas jika terjadi aksi jual institusional.

Inti Newsmaker: lonjakan emas hari ini lebih mencerminkan meredanya tekanan makro (minyak & dolar) dan perbaikan sentimen diplomasi. Namun, arah lanjutan masih sangat bergantung pada konsistensi de-eskalasi konflik serta dinamika likuiditas, termasuk potensi aksi bank sentral.(yds)

Sumber: newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com NM23 Ai