Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas
Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS–Eropa kembali meningkat, membuat investor menahan diri untuk kembali agresif ke aset berisiko
Sorotan terbaru datang dari Greenland. Laporan menyebut Denmark meningkatkan kehadiran militernya di wilayah tersebut, sementara Presiden AS Donald Trump dilaporkan tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan untuk memperkuat kontrol atas pulau itu. Situasi ini menambah rasa gelisah pasar karena risiko geopolitik dinilai makin sulit diprediksi.
Di sisi perdagangan, Trump juga mengancam tarif tambahan 10% mulai 1 Februari terhadap delapan negara Eropa. Tarif itu disebut bisa naik menjadi 25% pada Juni jika tidak ada kesepakatan yang memungkinkan AS “mengakuisisi” Greenland. Uni Eropa pun dijadwalkan membahas langkah balasan dalam KTT darurat pada Kamis.
Selain faktor geopolitik, investor juga menunggu rilis data penting dari AS minggu ini, terutama laporan inflasi PCE. Data itu bisa memberi petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed, dan biasanya berpengaruh besar terhadap pergerakan dolar serta daya tarik emas.
Selama tensi Greenland belum mereda dan arah suku bunga masih penuh tanda tanya, emas berpotensi tetap bertahan di level tinggi.(asd)
Sumber: Newsmaker.id