Emas Tembus $4.600 Lagi, Pasar Mulai “Pasang Mode Aman”
Harga emas kembali menguat pada Rabu dan naik di atas $4.600 per troy ons. XAU/USD bergerak di sekitar $4.620 dan kembali mendekati rekor tertinggi $4.634,64 yang tercetak pada sesi sebelumnya.
Dorongan utama datang dari ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed. Data inflasi AS yang lebih “lembut” membuat pasar makin yakin tekanan harga sedang mendingin, sehingga peluang penurunan suku bunga terlihat lebih besar—dan ini biasanya jadi bahan bakar untuk emas.
Pasar suku bunga kini terbagi: ada yang memproyeksikan dua kali pemangkasan, ada juga yang menilai bisa tiga kali tahun ini. Perkiraan itu lebih agresif dibanding proyeksi median pejabat The Fed yang cenderung hanya satu kali, sehingga emas mendapat dukungan tambahan.
Permintaan aset aman juga naik karena pasar kembali gelisah soal independensi The Fed. Munculnya penyelidikan pidana yang dikaitkan dengan kesaksian Ketua The Fed Jerome Powell pada Juni membuat investor khawatir bank sentral akan makin dipolitisasi—dan emas biasanya diuntungkan saat ketidakpastian kebijakan meningkat.
Risiko geopolitik memperkuat sentimen tersebut. Pasar memantau kemungkinan keterlibatan AS dalam situasi politik Iran setelah muncul peringatan berulang soal opsi tindakan militer, ditambah wacana tarif 25% untuk negara yang berbisnis dengan Iran yang dapat memperuncing ketegangan.
Di pasar mata uang, dolar AS cenderung melemah tipis setelah sempat menguat sebelumnya. DXY berada di sekitar 99,10, dan kondisi ini membantu emas karena harga emas menjadi lebih “murah” bagi pembeli dengan mata uang lain.
Dari sisi data ekonomi, inflasi inti AS naik 0,2% (MoM) dan bertahan di 2,6% (YoY)—setara level terendah 4 tahun—sementara data tenaga kerja menunjukkan NFP masih bertambah namun moderat, dengan pengangguran turun ke 4,4% dan upah naik 3,8% (YoY). Pejabat Fed Tom Barkin menyebut pasar kerja masih stabil tapi perekrutan terlihat selektif, sehingga arah kebijakan ke depan tetap akan sangat bergantung pada data berikutnya.(Asd)
5 Inti Poin:
- Emas kembali di atas $4.600 dan mendekati rekor $4.634,64.
- Inflasi AS lebih “dingin” peluang rate cut meningkat.
- Pasar mem-price 2–3 kali pemangkasan tahun ini (lebih agresif dari proyeksi Fed).
- Isu independensi The Fed dan tensi Iran mengangkat permintaan safe haven.
- Dolar melemah tipis (DXY 99,10) sehingga mendukung emas.
Sumber: Newsmaker.id