Emas Melonjak di Atas $4.500 Usai NFP AS
Harga emas menguat pada Jumat (9/1) dan diperkirakan akan menutup pekan ini dengan kenaikan hampir 4%, setelah laporan ketenagakerjaan AS menunjukkan hasil yang beragam: penambahan pekerjaan lebih sedikit dari perkiraan. Meski demikian, tingkat pengangguran justru turun, sementara investor tetap bertaruh bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga tahun ini. Saat artikel ini ditulis, XAU/USD diperdagangkan di $4.507, naik 0,65%.
Bullion menguat karena payroll yang lebih lemah menjaga peluang pemangkasan suku bunga The Fed tetap terbuka
Data ekonomi AS menekan ekspektasi investor terhadap penurunan suku bunga dalam jangka pendek. Namun untuk keseluruhan tahun, para pelaku pasar terlihat cukup yakin bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga total sekitar 50 basis poin.
Jika melihat detail datanya, Nonfarm Payrolls (NFP) Desember meleset dari perkiraan dan juga lebih rendah dari angka bulan November. Walau begitu, tingkat pengangguran turun, sementara pertumbuhan upah rata-rata per jam (Average Hourly Earnings) sesuai ekspektasi.
Data sektor perumahan menunjukkan perlambatan masih berlanjut, setelah izin mendirikan bangunan (Building Permits) dan pembangunan rumah baru (Housing Starts) untuk Oktober turun dibanding data November. Sementara itu, rilis awal Sentimen Konsumen Universitas Michigan untuk Januari lebih baik dari perkiraan, meski rumah tangga AS masih menunjukkan kekhawatiran terhadap inflasi dalam jangka menengah.
Setelah data dirilis, logam mulia ini sempat turun mendekati $4.450 sebelum kembali menembus level $4.500, dan menyentuh puncak harian di $4.517, masih sedikit di bawah rekor tertinggi $4.549. Dolar AS sempat memangkas sebagian penguatannya, namun kemudian kembali menguat lagi, seperti terlihat pada Indeks Dolar AS (DXY).
DXY, yang mengukur kinerja dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,33% ke 99,16.
Pelaku pasar emas kini menantikan rangkaian data ekonomi AS pekan depan, yang dipimpin oleh data inflasi, penjualan ritel (Retail Sales), survei indeks manufaktur regional, klaim pengangguran, serta pidato pejabat The Fed.(yds)
Sumber: FXstreet.com