Emas Koreksi, NFP Jadi Penentu!
Harga emas (XAU/USD) kembali berada di bawah tekanan jual untuk hari kedua berturut-turut pada sesi Asia Kamis. Meski begitu, penurunan terlihat terbatas karena tidak ada pemicu fundamental besar yang benar-benar mengubah sentimen utama pasar.
Aksi jual kali ini lebih banyak dibaca sebagai pengambilan untung menjelang agenda data penting AS. Setelah reli kuat sebelumnya, sebagian pelaku pasar memilih mengunci keuntungan sambil menunggu kepastian arah berikutnya.
Di sisi lain, dukungan terhadap emas masih ada dengan meningkatnya risiko geopolitik yang mulai menekan selera risiko global. Ketika pasar mulai nyaman, aset safe haven seperti emas biasanya kembali dilirik, sehingga ruang turun jadi lebih sempit.
Faktor lain yang ikut menahan pelemahan adalah ekspektasi pasar terhadap The Fed yang masih condong dovish. Data AS yang dicampur pada hari Rabu tidak menghapus perkiraan bahwa bank sentral AS masih berpeluang melakukan dua pemangkasan suku bunga tahun ini, membuat dolar kesulitan melanjutkan penguatan besar—dan itu cenderung membantu emas.
Ketegangan geopolitik juga belum mereda: mulai dari isu Venezuela yang awalnya memicu mengaktifkan safe haven lalu meredup, ancaman langkah militer AS terhadap beberapa negara, sampai sinyal tidak mundur dalam isu Greenland. Ditambah lagi mandeknya proses damai Rusia–Ukraina, ketegangan Iran, dan masalah Gaza, membuat lapisan risiko tetap tebal.
Dari data ekonomi, ISM sektor jasa AS naik ke 54,4 pada bulan Desember, namun tenaga kerja memberi sinyal kurang solid. ADP menunjukkan kenaikan pekerjaan sektor swasta 41 ribu (di bawah ekspektasi), sementara JOLTS mencatat lowongan kerja turun ke 7,146 juta. Kombinasi ini menjaga narasi bahwa pasar tenaga kerja mulai mendingin.
Meski begitu, sebagian besar pelaku pasar cenderung mempertahankan posisi agresif karena fokus utama peringatan pada Nonfarm Payrolls (NFP) Jumat. Data ini dinilai akan menentukan ekspektasi jalur suku bunga The Fed ke depan, sekaligus menggerakkan dolar dan memberi arah baru untuk emas.
Sebelumnya, klaim penurunan mingguan AS pada Kamis bisa memicu volatilitas jangka pendek. Namun dengan latar fundamental yang masih mendukung, pasar menilai lebih aman menunggu konfirmasi dari NFP sebelum memutuskan apakah tekanan jual emas akan berlanjut atau justru kembali berbalik naik.
Inti Poin:
- Emas ditekan untuk hari kedua, namun penurunannya dinilai terbatas
- Aksi jual lebih dominan ambil untung jelang data besar AS
- Risiko geopolitik naik → menopang permintaan safe haven seperti emas
- Ekspektasi The Fed masih dovish → dolar tidak mudah lanjut menguat, bantu emas
- Fokus pasar ke NFP Jumat sebagai penentu arah suku bunga dan pergerakan emas berikutnya(asd)
Sumber : Newsmaker.id