• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

2 January 2026 15:52  |

Emas Buka 2026 Dengan Penguatan, Dolar Melemah

Harga emas mengawali perdagangan pertama 2026 dengan kenaikan tajam di sesi Asia, melanjutkan momentum setelah mencetak lonjakan besar sepanjang 2025. Penguatan ini didorong pelemahan dolar AS dan ekspektasi suku bunga yang lebih rendah, yang kembali memicu minat investor pada aset lindung nilai.

Emas spot tercatat naik sekitar 1,6% ke kisaran $4.378 per ons, sementara kontrak berjangka emas AS menguat sekitar 1,2% ke $4.392 per ons. Kenaikan ini muncul setelah emas sempat turun dari rekor tertingginya pada pekan terakhir 2025.

Kembalinya aktivitas pasar usai libur akhir tahun memunculkan gelombang pembelian baru. Banyak pelaku pasar memanfaatkan koreksi akhir tahun sebagai momen masuk kembali, sehingga emas mendapat dorongan tambahan saat likuiditas pasar mulai pulih.

Pelemahan dolar AS menjadi faktor penopang utama. Ketika dolar turun, emas menjadi relatif lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain, sehingga permintaan meningkat dan harga terdorong naik dalam jangka pendek.

Sepanjang 2025, emas melonjak lebih dari 60% dan mencatat kinerja tahunan terkuat dalam beberapa dekade. Penguatan tersebut terutama dipicu perubahan arah kebijakan moneter AS, ketika Federal Reserve memangkas suku bunga beberapa kali dan pasar memperkirakan pelonggaran masih berlanjut pada 2026.

Suku bunga yang lebih rendah mengurangi “biaya peluang” memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil, sehingga investor cenderung menambah porsi bullion. Selain itu, tensi geopolitik di beberapa kawasan serta kekhawatiran stabilitas global ikut menjaga permintaan safe haven, ditambah pembelian bank sentral—khususnya dari negara berkembang—untuk diversifikasi cadangan dan mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

Logam mulia lain ikut menguat. Perak naik sekitar 3% ke $73,30 per ons setelah reli kuat pada 2025, didukung kombinasi permintaan safe haven dan konsumsi industri (energi terbarukan, elektronik, hingga data center). Platinum naik sekitar 2,5% ke $2.102 per ons, sementara tembaga acuan juga bergerak menguat tipis di bursa London dan AS.(yds)

Sumber: Investing.com

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Fed Turunkan Harga Emas, Namun Kini Mulai Berbalik Arah!

Harga emas naik tipis menyusul penurunan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh peringatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

19 June 2025 07:41
GOLD

Emas Masih Tunggu Hasil FOMC

Harga emas (XAU/USD) bergerak stabil pada hari Rabu, diperdagangkan mendekati $3.330 per troy ounce di sesi Eropa, setelah se...

30 July 2025 21:21
BIAS23.com NM23 Ai