Kebijakan Ketat, Efek Tipis, Apa yang Salah dengan Ekonomi Inggris?
Gubernur Bank of England (BOE), Andrew Bailey, mengatakan bahwa rendahnya tingkat utang rumah tangga dan perusahaan di Inggris membuat kebijakan suku bunga tinggi menjadi kurang efektif dari yang diharapkan. Hal ini ia sampaikan dalam forum bank sentral tahunan yang diadakan oleh ECB di Sintra, Portugal. Menurut Bailey, meskipun suku bunga sudah dinaikkan untuk menahan inflasi, dampaknya ke ekonomi terasa lebih ringan karena banyak pihak tidak terlalu terbebani utang.
Bailey juga mengamati adanya tanda-tanda perlambatan ekonomi, termasuk di sektor tenaga kerja, namun menekankan bahwa kebijakan moneter akan tetap ketat dalam waktu dekat. Ia menambahkan, tingkat pembatasan bisa menurun secara bertahap seiring waktu. Saat menyinggung kebijakan tarif global, Bailey memperingatkan bahwa sejarah masa lalu tidak bisa dijadikan acuan karena situasinya selalu berbeda.
Sumber: (ayu-newsmaker)