• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

25 June 2025 22:13  |

Powell: Inflasi Akibat Tarif Masih Jadi Tanda Tanya Besar?

Pada Rabu (25/6), Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral AS masih kesulitan menentukan seberapa besar dampak tarif terhadap harga konsumen.

“Pertanyaannya adalah, siapa yang akan menanggung tarif tersebut?” kata Powell dalam kesaksiannya di hadapan Komite Perbankan Senat. “Seberapa besar tarif itu akan muncul dalam bentuk inflasi. Dan sejujurnya, hal ini sangat sulit diprediksi sebelumnya.”

Hari kedua kesaksian Powell di Capitol Hill minggu ini berlangsung setelah The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga pada 18 Juni lalu. Para pembuat kebijakan kini menghadapi tekanan yang semakin besar dari Presiden Donald Trump untuk menurunkan suku bunga menyusul data inflasi yang lebih lemah dari perkiraan. Dua gubernur The Fed, Christopher Waller dan Michelle Bowman, telah memberi sinyal bahwa mereka terbuka untuk menurunkan suku bunga sedini bulan Juli jika inflasi tetap terkendali.

Namun, pada Selasa, Powell kembali menegaskan bahwa tidak ada urgensi untuk segera menurunkan suku bunga. Ia menekankan kekuatan ekonomi saat ini dan ketidakpastian seputar dampak tarif terhadap inflasi. Dalam kesaksiannya di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS, Powell menyatakan bahwa data ekonomi terbaru bersifat retrospektif, dan banyak ekonom memperkirakan “kenaikan inflasi yang signifikan” dalam tahun ini akibat dampak tarif.

Powell juga menanggapi pertanyaan dari Ketua Komite, Tim Scott, terkait laporan kelebihan anggaran dalam proyek renovasi dua gedung The Fed di pusat kota Washington. Scott dan lima senator Republik lainnya sebelumnya mengirim surat kepada Powell yang mempertanyakan laporan tentang “renovasi mewah” di fasilitas The Fed serta potensi “politisasi” bank sentral.

Tanpa menyangkal pernyataan Scott bahwa biaya proyek membengkak dari estimasi awal $1,9 miliar menjadi $2,5 miliar, Powell menyebut beberapa laporan media mengenai material dan fasilitas yang dipasang adalah tidak benar.(yds)

Sumber: Bloomberg

Related News

FISCAL & MONETARY

Australia Pangkas Suku Bunga Tunai ke Level Terendah 2 Tahun...

Bank Sentral Australia (RBA) memangkas suku bunga tunai sebesar 25bps menjadi 3,85% pada pertemuan bulan Mei, pemangkasan suk...

20 May 2025 12:13
FISCAL & MONETARY

Bank of Japan Main Aman, Pengurangan JGB Bakal Dipangkas?

Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga jangka pendek tidak disesuaikan pada 0,5% setelah tinjauan ke...

17 June 2025 08:18
FISCAL & MONETARY

Kepala BOJ Berjanji Untuk Meneliti Dampak Tarif AS Dalam Men...

Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan pada hari Rabu (9/4) bahwa bank sentral akan menganalisis dengan cermat bagaiman...

9 April 2025 08:28
FISCAL & MONETARY

BOJ Pertahankan Suku Bunga, Pangkas Prospek Pertumbuhan PDB

Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga jangka pendek utamanya tidak berubah pada 0,5% selama pertemuannya di bulan Mei...

1 May 2025 10:46
BIAS23.com NM23 Ai