Ekonomi Masih Goyang, Fed Masih Harus Bersabar!
Federal Reserve (Fed) Amerika Serikat (AS) akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter dan menerbitkan Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP) yang telah direvisi, yang disebut dot plot, setelah pertemuan kebijakan Juni pada hari Rabu (18/6).
Pelaku pasar secara luas mengantisipasi bank sentral AS untuk tidak mengubah pengaturan kebijakan untuk pertemuan keempat berturut-turut, setelah memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 4,25%-4,50% pada bulan Desember.
CME FedWatch Tool menunjukkan bahwa investor hampir tidak melihat peluang penurunan suku bunga pada bulan Juni, sementara memperkirakan sekitar 15% kemungkinan penurunan 25 bps pada bulan Juli.
Peluang Fed memilih penurunan suku bunga pertama tahun ini pada bulan September saat ini berkisar sekitar 70%. Oleh karena itu, proyeksi yang direvisi dalam dot plot dan komentar dari Ketua Fed Jerome Powell dalam konferensi pers pasca-pertemuan dapat memberikan petunjuk utama tentang waktu dan jumlah penurunan suku bunga.
Pada bulan Maret, SEP menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan memproyeksikan pengurangan total suku bunga kebijakan sebesar 50 bps pada tahun 2025, sembari memperkirakan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 1,7% dan inflasi Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) inti sebesar 2,8% untuk tahun tersebut.
Sebelum Fed memasuki periode penghentian sementara, beberapa pembuat kebijakan menegaskan kembali perlunya tetap bersabar dan menilai perkembangan ekonomi sebelum memutuskan langkah kebijakan berikutnya.
Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan bahwa pasar tenaga kerja menunjukkan beberapa tanda perlambatan, tetapi mencatat bahwa bank sentral harus tetap dalam mode tunggu dan lihat untuk melihat bagaimana ekonomi merespons ketidakpastian tersebut. Demikian pula, Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker mencatat bahwa mereka masih belum tahu bagaimana perubahan kebijakan ekonomi akan memengaruhi prospek dan mengatakan bahwa mereka perlu menunggu sementara ekonomi menghadapi berbagai kemungkinan jalan.
Saat meninjau pertemuan Fed di bulan Mei, analis di TD Securities mengatakan, "FOMC secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah untuk pertemuan keempat berturut-turut minggu depan. Karena ketidakpastian seputar prospek ekonomi tetap tinggi, kami berharap FOMC tetap sabar mengenai keputusan kebijakan berikutnya."
"SEP yang direvisi kemungkinan akan menunjukkan pertumbuhan yang lebih rendah, pengangguran yang lebih tinggi, dan prakiraan inflasi yang lebih tinggi. Kami tidak memperkirakan adanya pergeseran titik-titik median," tambah analis. (Arl)
Sumber: Fxstreet