• Sat, Mar 7, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

6 March 2026 20:07  |

Waller: Dampak Perang Iran ke Inflasi Diperkirakan Sementara

Gubernur Federal Reserve Christopher Waller mengatakan ia tidak memperkirakan perang Iran memicu tekanan inflasi yang berkelanjutan di AS, meski konsumen berpotensi menghadapi kejutan harga dari kenaikan bensin. Dalam wawancara Bloomberg TV pada Jumat, Waller menilai lonjakan energi akibat konflik cenderung bersifat sementara dan tidak akan menjadi penentu utama arah kebijakan moneter.

Waller menegaskan The Fed lebih menitikberatkan pembacaan inflasi inti sebagai indikator yang lebih baik untuk inflasi masa depan, ketimbang fluktuasi harga energi dan pangan. Karena itu, kenaikan energi yang bersifat episodik dinilai tidak otomatis mengubah prospek inflasi jangka menengah.

Di sisi kebijakan, Waller juga menyoroti preferensinya pada pertemuan Januari untuk memangkas suku bunga seperempat poin, dengan alasan masih ada tanda pelemahan pasar tenaga kerja. Namun, laporan ketenagakerjaan pemerintah untuk Januari kemudian tercatat jauh lebih kuat dari perkiraan, yang memperkuat argumen sebagian pejabat untuk bersikap lebih sabar.

Laporan pekerjaan Februari dijadwalkan rilis Jumat pukul 08:30 waktu Washington dan menjadi fokus utama pasar untuk menguji kekuatan tenaga kerja setelah rangkaian data aktivitas yang solid. Konsensus kebijakan saat ini mengarah pada The Fed mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan 17–18 Maret, seiring inflasi masih di atas target 2% dan pasar tenaga kerja menunjukkan tanda stabilisasi.

Di pasar, repricing ekspektasi suku bunga terlihat jelas. Swap suku bunga menunjukkan pelaku pasar kini memperkirakan sekitar 35 basis poin pemangkasan hingga akhir tahun, turun dari sekitar 60 basis poin pada akhir pekan lalu, menandakan ruang pelonggaran dipersempit di tengah kombinasi data yang masih kuat dan ketidakpastian geopolitik.(alg)

Sumber: Newsmaker.id

 

Related News

FISCAL & MONETARY

Australia Pangkas Suku Bunga Tunai ke Level Terendah 2 Tahun...

Bank Sentral Australia (RBA) memangkas suku bunga tunai sebesar 25bps menjadi 3,85% pada pertemuan bulan Mei, pemangkasan suk...

20 May 2025 12:13
FISCAL & MONETARY

Bank of Japan Main Aman, Pengurangan JGB Bakal Dipangkas?

Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga jangka pendek tidak disesuaikan pada 0,5% setelah tinjauan ke...

17 June 2025 08:18
FISCAL & MONETARY

Barkin: Inflasi “Menggembirakan”, Tapi Fed Belum Mau Bur...

Presiden Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, menilai data inflasi AS bulan Desember sebagai “menggembirakan”. Namun ia ...

14 January 2026 09:57
FISCAL & MONETARY

Kepala BOJ Berjanji Untuk Meneliti Dampak Tarif AS Dalam Men...

Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan pada hari Rabu (9/4) bahwa bank sentral akan menganalisis dengan cermat bagaiman...

9 April 2025 08:28
BIAS23.com NM23 Ai